Legenda MotoGP Valentino Rossi mengungkapkan bahwa "kepuasan terbesarnya" selama berkarier di dunia balap bukanlah semata-mata deretan piala, melainkan bagaimana ia berhasil membawa generasi penggemar baru untuk menyukai balapan sepeda motor. Pebalap berusia 47 tahun tersebut merupakan salah satu atlet paling berprestasi yang pernah dimiliki Italia. Sepanjang kariernya yang membentang lebih dari dua dekade, Rossi sukses mengoleksi sembilan gelar juara dunia grand prix, termasuk tujuh di antaranya di kelas tertinggi, MotoGP. Rossi resmi menggantung helm dari pentas MotoGP pada akhir musim 2021. Ia mengakhiri perjalanan panjangnya dengan rekor impresif berupa 89 kemenangan di kelas utama dan total 115 kemenangan grand prix di seluruh kategori. Valentino Rossi datang ke Jakarta buat meluncurkan livery khusus tim Pertamina Enduro VR46 racing team yang akan berlaga di MotoGP Mandalika 2025. Dalam sebuah acara yang berlangsung baru-baru ini di Roma, Rossi kembali mengenang dampak besar yang ia hadirkan dalam mendongkrak popularitas MotoGP di mata dunia sebagai pencapaian terbaiknya. “Saya telah meraih banyak hasil bagus dalam karier saya, dan itu tentu penting. Tetapi kepuasan terbesar saya adalah telah memperkenalkan begitu banyak orang ke balap motor, bahkan di luar olahraga ini," ujar Rossi, dikutip dari Crash.net, Rabu (22/7/2026). “Begitu banyak orang di Italia mulai mengikuti balapan selama karier saya, dari anak-anak kecil hingga nenek-nenek, dan itu jelas hal yang membuat saya paling bangga hingga hari ini,” kata Rossi. Valentino Rossi-Pemilik tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team Beralih ke Balap Mobil Usai pensiun dari MotoGP pada akhir 2021, figur yang identik dengan nomor 46 ini tidak sepenuhnya meninggalkan lintasan. Rossi memilih melanjutkan karier balapnya secara penuh di arena roda empat. Langkah pertamanya dimulai di ajang GT World Challenge Europe (GTWCE), sebelum akhirnya berlaga di kejuaraan balap ketahanan FIA World Endurance Championship (WEC). Legenda hidup MotoGP, Valentino Rossi, kembali naik podium di ajang balap mobil Imola 6 Hours. Rossi finis di posisi runner-up bersama rekan setimnya Maxime Martin dan Ahmad Al Harthy. Setelah dua musim beruntun berlaga di WEC pada 2024 dan 2025, Rossi memutuskan kembali bersaing di GTWCE untuk musim 2026 sebagai pebalap pabrikan BMW. Meski kini fokus melibas trek dengan mobil balap, Rossi mengaku terkadang masih merindukan atmosfer persaingan di MotoGP. Namun, ia bersyukur atas sambutan hangat dan dukungan luar biasa yang terus mengalir dari para penggemar di berbagai belahan dunia. Sean Gelael (kiri) bersama Valentino Rossi (kanan) ketika naik podium balapan 24 Hours of Dubai 2023, Minggu (15/1/2023). Sean Gelael dan Rossi finis di urutan ketiga 24H Dubai 2023 bersama tiga pebalap tim WRT #46 lainnya, yakni Maxime Martin (Belgia), Max Hesse (Jerman), dan Tim Whale (Inggris). “Tentu saja, saya sedikit merindukan balapan di MotoGP, tetapi tidak terlalu, karena saya melakukannya selama saya mampu. Sekarang saya balapan mobil, dan saya sangat menikmatinya," ujar Rossi. “Tetapi gairah saya akan selalu pada sepeda motor dan MotoGP, karena itu adalah cinta pertama saya dan hal terpenting dalam hidup saya untuk waktu yang lama. Bahkan sekarang, masih banyak orang yang senang melihat saya dan menyemangati saya seperti saat saya masih balapan. Ini berarti banyak orang menikmati menonton balapan saya,” kata Rossi.