Gresini Racing akan tampil berbeda pada MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, akhir pekan ini. Tim satelit Ducati tersebut menyiapkan livery khusus sebagai penghormatan kepada mantan pebalapnya, Sete Gibernau. Livery spesial itu mengusung kembali warna ikonik yang digunakan Gibernau saat membela Gresini pada musim 2003 dan 2004. Kala itu, motor Honda RC211V dengan balutan warna Telefónica MoviStar menjadi salah satu motor paling ikonik di MotoGP. Pemilihan Sachsenring sebagai lokasi peluncuran livery bukan tanpa alasan. Sirkuit tersebut menjadi salah satu lintasan yang menyimpan kenangan manis bagi Gibernau, termasuk saat meraih kemenangan dramatis atas Valentino Rossi pada MotoGP Jerman 2003. Mengenang Era Persaingan dengan Rossi Melalui livery tersebut, Gresini tidak hanya ingin menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga mengenang salah satu rivalitas terbesar di MotoGP pada awal tahun 2000-an. Pada musim 2003, Gibernau menjadi pesaing utama Valentino Rossi dalam perebutan gelar juara dunia. Pebalap asal Spanyol itu berhasil mengoleksi empat kemenangan dan terus menjaga peluang juara hingga seri-seri terakhir. Persaingan keduanya berlanjut pada musim berikutnya. Sejumlah duel sengit antara Gibernau dan Rossi menjadi salah satu momen paling berkesan dalam sejarah MotoGP sekaligus mengangkat nama Gresini sebagai salah satu tim papan atas. Karena itu, Gresini memilih menghidupkan kembali kombinasi warna yang identik dengan era tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah tim. maybe is too much already. #Gresini30Seasons #CiaoFausto pic.twitter.com/aIDFpROKU4 — Gresini Racing (@GresiniRacing) July 10, 2026 Alex Marquez Gunakan Livery Khusus Livery spesial tersebut akan digunakan Alex Marquez sepanjang MotoGP Jerman 2026. Ducati Desmosedici GP milik pebalap asal Spanyol itu akan tampil dengan warna yang sama seperti motor yang pernah dikendarai Gibernau lebih dari dua dekade lalu. Bagi Gresini, perubahan tampilan motor bukan sekadar untuk menarik perhatian. Livery ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap perjalanan tim dan warisan yang ditinggalkan mendiang Fausto Gresini. Alex Marquez pun mengaku bangga bisa menggunakan livery yang mengingatkannya pada salah satu era terbaik Gresini. Menurut dia, dirinya memiliki kesamaan dengan Gibernau karena sama-sama pernah menjadi runner-up MotoGP di belakang pebalap yang sedang berada di puncak performa. "Motor ini luar biasa. Saya dan Sete punya sedikit kesamaan, sama-sama pernah menjadi runner-up dunia di belakang dua pebalap yang sangat hebat. Mungkin kami bisa saja menjadi juara dunia kalau dua orang itu tidak ada, tapi memang begitulah kenyataannya," kata Alex, dikutip dari Motosan.es, Sabtu (11/7/2026). "Kami sama-sama menghadapi lawan yang sebenarnya tidak ingin kami hadapi. Sete saat itu berjuang melawan Valentino Rossi yang sedang berada di puncak performanya, dan saya rasa itulah yang membuat MotoGP memiliki begitu banyak penggemar. Setelah era Alex Criville, kembali ada pebalap Spanyol yang bertarung memperebutkan gelar juara, apalagi bersama tim satelit yang punya dukungan pabrikan seperti Gresini," lanjutnya. Saat ini Gresini kembali menjadi salah satu tim kompetitif di MotoGP. Kehadiran livery legendaris tersebut diharapkan dapat mengingatkan para penggemar pada salah satu era terbaik dalam sejarah tim asal Italia itu.