Regulasi baru MotoGP mulai 2027 diprediksi membuat catatan waktu putaran lebih lambat di sebagian besar sirkuit. Penyebabnya, kapasitas mesin dipangkas dari 1.000 cc menjadi 850 cc, perangkat ride height device dihapus, dan pengembangan aerodinamika dibatasi. Kondisi tersebut membuat rekor lap yang tercipta pada musim terakhir era motor 1.000 cc diperkirakan akan bertahan cukup lama. Namun, Marc Marquez menilai hal itu tidak berlaku untuk semua lintasan. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) beraksi dalam sesi Kualifikasi di Sirkuit Balaton Park di Balatonfokajar, Hongaria, pada 6 Juni 2026, dalam rangkaian MotoGP Hongaria 2026. (Foto oleh FERENC ISZA / AFP) Marc Marquez Optimis Meski begitu, pebalap Ducati Lenovo ini justru yakin rekor putaran di Sachsenring, Jerman masih bisa dipecahkan saat MotoGP menggunakan motor 850 cc mulai musim 2027. "Saya berbicara dengan Di Giannantonio setelah sesi. Tahun lalu dia mencetak putaran yang luar biasa saat Practice," kata Marquez dikutip Crash.net, Rabu (15/7/2026). "Sachsenring adalah salah satu sirkuit yang ingin saya miliki rekor lapnya. Tapi saya yakin dengan motor 850 cc nanti kami masih bisa mencatat waktu di kisaran 1 menit 18 detik," ujarnya. Marquez menjelaskan, Sachsenring memiliki lintasan lurus yang pendek dan didominasi tikungan. Oleh karena itu, tenaga mesin bukan faktor yang paling menentukan. Pengaruh Ban Pebalap KTM Pedro Acosta sependapat dengan Marquez. Menurut dia, peluang mencatat waktu lebih cepat akan sangat bergantung pada performa ban. "Ban mungkin akan sangat membantu. Di Sachsenring kami bahkan tidak menggunakan seluruh tenaga mesin 1.000 cc seperti di Silverstone," kata Acosta. Pebalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, dibayangi Pedro Acosta (Red Bull KTM) dan pebalap Trackhouse MotoGP Raul Fernandez (belakang) dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) "Saat ini kami tidak bisa memanfaatkan seluruh tenaga motor. Jika bobot motor lebih ringan dan bannya bekerja dengan baik, catatan waktunya bisa mendekati motor 1.000 cc, mungkin di kisaran 1 menit 18 atau 1 menit 19 detik," ujarnya. Hal senada disampaikan Luca Marini. Pebalap Honda itu menilai pengembangan ban Pirelli akan menjadi faktor penting pada musim 2027. "Semuanya tergantung pada ban. Jika Pirelli membawa ban yang bagus, saya rasa rekor lap bisa dipecahkan," kata Marini. Menurut dia, perkembangan ban Pirelli sepanjang musim ini sudah menunjukkan hasil positif. Jika kualitas ban terus meningkat, motor MotoGP 850 cc tetap memiliki peluang memecahkan rekor lap di sirkuit Sachsenring.