Marc Marquez mencetak sejarah mengemas 100 kemenangan sepanjang karier balapnya. Pebalap kelahiran 1993 ini lalu mengenang rivalitas sengitnya dengan para pebalap top dunia.Seratus kemenangan tentu bukan perjalanan yang mudah bagi Marquez. Pebalap Spanyol ini mengakui kariernya dipenuhi dengan ujian mental yang luar biasa berat."Saya bisa katakan bahwa saya telah melewati banyak pasang surut dalam karier saya, terutama sejak tahun 2020. 100 kemenangan adalah angka yang sangat besar--jika Anda melihat jumlah pole position dan gelar juara dunia. Saya selalu berada di sana, bersanding dengan nama-nama terbesar," ujar Marquez. Kini, setelah melewati berbagai badai cedera dan masa-masa sulit, The Baby Alien mengaku sudut pandangnya telah berubah. Ia tidak lagi membebani dirinya dengan ekspektasi yang muluk-muluk, melainkan fokus pada kekuatan mental dan kesabaran."Dalam karier saya, saya sudah mencapai lebih dari yang pernah saya harapkan. Karena alasan itulah, ada banyak kerja keras secara mental yang harus dilakukan sekarang. Sekarang saya tahu bahwa saya butuh kesabaran. Di Mugello, saya merayakan finis di posisi ketujuh karena, pada saat itu, itulah hal terbaik yang bisa saya lakukan," katanya.Dari seratus podium tertinggi yang pernah dipijak sepanjang kariernya, The Baby Alien blak-blakan mengenai satu kemenangan yang paling membekas di hatinya.Bukan kemenangan penentu gelar juara dunia, Marquez justru menyebut kemenangan perdananya di kelas MotoGP pada seri Austin, Amerika Serikat, tahun 2013 silam sebagai memori yang paling indah."Kemenangan MotoGP pertama saya di Austin (adalah memori yang paling indah). Sungguh sebuah kejutan besar bagi saya bisa menang secepat itu, tepat di balapan kedua saya di kelas tertinggi," ungkap Marc Marquez.Marquez juga berefleksi tentang betapa cepatnya waktu berlalu. Tak terasa, sudah belasan tahun sejak dirinya pertama kali merasakan podium tertinggi di level dunia saat masih menimba ilmu di kelas capung."Kemarin saya baru menyadari bahwa 16 tahun telah berlalu sejak kemenangan pertama saya di Kejuaraan Dunia, tetapi MotoGP tetaplah MotoGP. Bertarung sengit dengan pebalap hebat seperti Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi sungguh sangat luar biasa," tutur pemilik nomor 93 tersebut.Marquez memulai kariernya di Grand Prix pada 2008 di kelas 125cc. Ia merasakan podium pertamanya di GP dua tahun berselang saat juara seri Italia pada GP 125cc 2010.Ia kemudian menjelma menjadi salah satu pebalap terbaik di GP. Marquez sekali juara dunia di kelas 125cc dan 250cc, lalu mendominasi kelas utama MotoGP dengan torehan tujuh kali juara dunia.Marquez dengan 100 kemenangan yang diraihnya jadi pebalap dengan kemenangan terbanyak ketiga di semua kelas pada GP. Jumlah kemenangan Marquez hanya kalah dari Velentino Rossi (115 kemenangan) dan Giacomo Agostini (122 kemenangan).