Pebalap Ducati Lenovo Marc Marquez menanggapi komentar sejumlah warganet yang menyebut cedera Marco Bezzecchi di MotoGP Jerman sebagai bentuk karma atas insiden yang melibatkan keduanya di MotoGP Indonesia tahun lalu. Bezzecchi mengalami patah tulang selangka kiri setelah terjatuh pada sesi kualifikasi MotoGP Jerman, Sabtu (11/7/2026). Cedera tersebut membuat pebalap Aprilia itu absen pada sprint race maupun balapan utama. Tidak Percaya Karma Marquez menegaskan bahwa kecelakaan yang dialami Bezzecchi tidak ada kaitannya dengan insiden di Indonesia. Menurut dia, kecelakaan merupakan bagian dari risiko yang harus dihadapi setiap pebalap MotoGP. "Karma itu tidak ada," kata Marquez, dikutip dari MotoGP, Minggu (12/7/2026). Pebalap asal Spanyol itu mengaku sudah sering mendengar istilah "karma" ditujukan kepadanya sejak 2015. Namun, menurut dia, anggapan tersebut tidak terbukti karena setelah itu justru berhasil meraih enam gelar juara dunia. Ucapan Marquez merujuk pada berbagai kontroversi yang terjadi sepanjang musim 2015, terutama perseteruannya dengan Valentino Rossi. Saat itu Rossi menuding Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia. Insiden di Sepang yang melibatkan Rossi dan Marquez menjadi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah MotoGP. Sejak saat itu, sebagian penggemar kerap mengaitkan berbagai kejadian yang dialami Marquez dengan istilah "karma". "Saya sudah membaca kata 'karma' sejak 2015. Setelah itu saya justru memenangkan enam gelar juara dunia. Jadi kalau itu memang karma, ya silakan saja," ujar Marquez. Marc Marquez (Ducati) mengungguli Marco Bezzecchi di lintasan Sirkuit Misano pada pergelaran balapan utama MotoGP San Marino 2025 pada Minggu (14/9/2025). Minta Penggemar Tidak Menyerang Bezzecchi Marquez mengatakan dirinya juga sempat meminta penggemar untuk tidak menyalahkan Bezzecchi usai kecelakaan di MotoGP Indonesia. Menurut dia, insiden antarpebalap merupakan hal yang bisa terjadi dalam sebuah balapan. "Saya sudah membuat unggahan setelah kecelakaan di Indonesia agar orang-orang tidak menyerang Marco, karena hal seperti itu memang bisa terjadi dalam balapan," kata Marquez. Marquez juga berharap Bezzecchi dapat segera pulih dan kembali berlomba di lintasan. "Saya berharap Bez cepat pulih," kata Marquez.