Motor dan para pebalap Yamaha tampil buruk di MotoGP Thailand 2026, akhir pekan lalu. Pebalap-pebalap Yamaha bahkan tidak mampu bersaing dengan rookie Honda, Diogo Moreira yang finis di posisi lebih baik.Yamaha melakukan revolusi dengan mengubah konfigurasi mesinnya dari inline-4 menjadi V4. Mesin baru itu resmi digunakan seluruh pebalap Yamah sejak awal musim 2026. Tapi alih-alih memperbaiki performa di klasemen, mesin baru tersebut justru tampil sangat buruk di seri pembuka MotoGP 2026.Pada sprint race MotoGP Thailand 2026 misalnya, pebalap Yamaha seperti Jack Miller, Fabio Quartararo, Alex Rins, dan Toprak Razgatlioglu masing-masing hanya mampu finis di urutan ke-15, 16, 18, dan 20. Hasil serupa juga mereka raih di balapan utama hari Minggu, dengan Quartararo finis ke-14, Alex Rins 15, Toprak 17, dan Jack Miller 18. Mereka pun bisa finis di posisi itu lantaran beberapa pebalap di depannya seperti Marc Marquez, Alex Marquez, dan Joan Mir tak mampu menyelesaikan balapan.Bahkan pebalap-pebalap Yamaha juga tak mampu tampil lebih baik dari rookie Honda, Diogo Moreira. Pebalap Pro Honda LCR itu tampil cukup bagus di debutnya dengan mengunci posisi ke-13 di sprint race dan balapan utama.Saking buruknya performa pabrikan berlambang garpu tala, Yamaha melarang para pebalapnya wawancara dengan wartawan. Pernyataan Yamaha seputar balap di MotoGP Thailand 2026 hanya keluar dari mulut bos mereka, Paolo Pavesio."Kita berada pada titik di mana kita melihat perbedaan yang memisahkan kita dari yang tercepat, ada gunung yang harus kami daki. Ini tidak akan terjadi dalam semalam, tidak ada keajaiban. Setiap kali kami turun ke lintasan, kami menemukan hal-hal baru," ungkap Pavesio dikutip dari Crash.