Fabio Quartararo beberapa kali mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa motor Yamaha V4 terbaru. Pebalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu menilai proyek tersebut belum mengalami perkembangan besar seperti yang diharapkan. Meski begitu, Quartararo memastikan rasa frustrasinya terhadap performa motor tidak akan menghapus hubungan baik yang sudah terjalin bersama Yamaha. Pebalap asal Perancis itu mengatakan tetap menghargai Yamaha yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya di MotoGP. "Saya tidak senang dengan bagaimana kami meningkatkan motor kami. Ini sama seperti September 2025," ujar Quartararo dilansir dari Crash, Jumat (12/6/2026). Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram "Dari prototipe pertama sampai sekarang, saya berharap kami membuat langkah besar ke depan, tetapi kami masih berada di posisi yang sama," lanjutnya. Meski kecewa dengan perkembangan motor, Quartararo menegaskan hal tersebut tidak akan merusak hubungannya dengan Yamaha. "Saya akan selalu bersyukur kepada Yamaha atas apa yang sudah kami lakukan," katanya. "Tentu saja, dua tahun terakhir bukan periode terbaik yang kami jalani bersama. Tetapi saya tidak berpikir enam bulan akan mengubah hubungan kami," ujarnya. "Ini hanya akan menjadi enam bulan yang panjang, tetapi tidak akan mengubah hubungan kami," lanjutnya. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Kelemahan Quartararo juga mengungkapkan sejumlah kelemahan yang masih dirasakan saat mengendarai Yamaha V4. "Grip. Lalu kami punya masalah dengan kemampuan menikung, kecepatan tertinggi, akselerasi, aerodinamika," katanya. Menurut Quartararo, Yamaha juga belum menunjukkan respons besar untuk memperbaiki situasi tersebut. "Kami sudah mulai sedikit terlambat dengan V4. Dan jika saya berada di posisi mereka, tentu mereka juga harus mempersiapkan motor 850 cc untuk tahun depan," ujarnya. "Jadi saya rasa kami tidak akan melihat reaksi apa pun untuk tahun ini," kata Quartararo. Pembalap Tim Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo berlari di jalanan Desa Kuta, Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (2/10/2025). Ajang balapan MotoGP seri ke 18 bertajuk Pertamina Grand Prix of Indonesia akan berlangsung pada 3-5 Oktober 2025. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/bar Kontrak Kontrak pebalap MotoGP untuk musim 2027 memang belum seluruhnya diumumkan. Namun, kursi Yamaha yang ditempati Quartararo dikabarkan akan digantikan oleh mantan juara dunia lainnya, Jorge Martin. Quartararo merupakan pebalap yang menjalani seluruh karier MotoGP bersama Yamaha. Ia debut di kelas utama pada 2019 bersama tim satelit Petronas Yamaha SRT dan langsung menunjukkan performa kompetitif. Pada musim 2020, Quartararo meraih kemenangan MotoGP pertamanya. Kemudian pada 2021, ia promosi ke tim pabrikan Yamaha dan berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP. Fabio Quartararo saat mengetes Yamaha M1 V4 di Sirkuit MIsano Namun, performa Yamaha mulai mengalami penurunan sejak paruh kedua musim 2022. Walaupun tetap menjadi pebalap terbaik Yamaha, Quartararo hanya mampu meraih empat podium grand prix sejak awal 2023. Untuk kembali bersaing dengan pabrikan lain, Yamaha memperkenalkan proyek motor baru dengan mesin V4. Quartararo pertama kali mencoba prototipe tersebut pada September 2025. Akan tetapi, hingga musim 2026 berjalan, Quartararo merasa peningkatan performa motor tersebut belum sesuai harapan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang