Peta pebalap MotoGP musim depan dipastikan mengalami perubahan besar. Dua pebalap yang saat ini membela Aprilia, Jorge Martin dan Ai Ogura, resmi diumumkan akan berduet di bawah bendera tim pabrikan Yamaha. Langkah ini terbilang berani, mengingat saat ini Aprilia tengah memimpin klasemen kejuaraan dunia, sementara Yamaha justru berada di posisi buncit pada klasemen konstruktor. Terlebih lagi, musim depan MotoGP akan memasuki era baru dengan regulasi mesin 850cc dan pasokan ban dari Pirelli. Pebalap MotoGP asal Jepang, Ai Ogura Pertimbangan Masa Depan Jorge Martin Jorge Martin yang saat ini memimpin klasemen sementara MotoGP, enggan membeberkan secara detail proses negosiasi di balik keputusan besar tersebut. Menurutnya, keputusan ini diambil murni demi keberlanjutan karier dan keluarganya. "Saya tidak ingin membahasnya terlalu dalam, tetapi saya selalu mengambil keputusan yang saya anggap terbaik untuk diri saya sendiri, keluarga, dan masa depan saya," ujar Martin, dikutip dari Crash, Jumat (10/7/2026). Martin menambahkan bahwa keputusan ini sama halnya ketika ia memilih Ducati di awal kariernya, kemudian pindah ke Aprilia, dan kini berlabuh ke Yamaha. Meski musim depan berpotensi menggunakan nomor start #1 jika juara dunia tahun ini, ia mengaku tidak mau terlalu ambil pusing dengan status klasemen saat ini. Pebalap Trackhouse Racing MotoGP, Ai Ogura, beraksi dalam sesi latihan bebas pertama dalam rangkaian MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, pada 15 Mei 2026. (Foto oleh Lluis GENE / AFP) Kebanggaan Pebalap Jepang Senada dengan Martin, pebalap asal Jepang Ai Ogura juga masih enggan berbicara banyak mengenai detail kontraknya bersama tim pabrikan berlogo garpu tala tersebut. Bagi pebalap yang baru saja memenangi balapan di Assen ini, membela Yamaha merupakan kesempatan yang sangat berharga. "Ada banyak hal yang tidak bisa saya jelaskan di sini. Saya hanya melihat ini sebagai hal yang baik untuk saya, karena itulah saya memutuskannya. Seberapa kuat kami nantinya, itu baru akan kita ketahui di masa depan," kata Ogura. Namun, Ogura tidak menampik ada rasa bangga tersendiri bisa membela pabrikan asal negaranya. Terlebih, ia akan naik kelas ke tim utama setelah dua musim belajar di tim satelit Trackhouse. "Sebagai pebalap Jepang, sangat penting untuk bisa membalap bersama tim pabrikan, khususnya untuk merek Jepang. Selain itu, memiliki rekan setim yang kuat seperti Jorge juga sangat penting. Ini akan menjadi hal yang menarik," ucap Ogura. Tetap Fokus pada Sisa Musim Walaupun masa depan keduanya sudah mengarah ke Yamaha, baik Martin maupun Ogura menegaskan bahwa fokus utama mereka saat ini adalah menyelesaikan musim dengan maksimal bersama Aprilia dan Trackhouse. Martin mengaku masih harus meningkatkan performanya karena merasa masih kekurangan kecepatan pada beberapa balapan terakhir, terutama setelah melihat performa para pebalap Trackhouse yang tampil lebih cepat. Sementara itu, Ogura yang akhir pekan ini akan berlaga di GP Jerman, memasang target realistis untuk bisa menembus posisi enam besar di Sirkuit Sachsenring, trek yang dinilainya cukup menyulitkan.