Untuk pertama kalinnya, ajang Yamaha CLASSY Modifest 2026 menyambangi Surabaya pada 1-7 Juni 2026 dan langsung mendapat respons besar dari komunitas. Antusiasme peserta terlihat dari beragam konsep yang masuk ke meja kurasi juri. Tidak hanya bermain di tema retro yang lazim ditemui pada skutik bergaya klasik, para peserta juga menghadirkan interpretasi lain mulai dari adventure untuk kebutuhan harian, sporty, hingga sentuhan pop culture dan anime yang cukup dominan. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid kini tidak lagi dipandang sekadar kendaraan komuter. Keduanya mulai digunakan sebagai medium ekspresi personal yang mampu mengakomodasi karakter pemilik dengan pendekatan modifikasi yang sangat beragam. “Surabaya benar-benar menghadirkan warna baru bagi Yamaha CLASSY Modifest. Ini merupakan yang pertama kali ajang modifikasi lini Yamaha Classy diselenggarakan di kota ini, kami melihat kreativitas yang sangat hidup dan terasa kuat dari para peserta. Menariknya, Yamaha Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid tidak sekadar hanya dimodifikasi, tetapi benar-benar diinterpretasikan ulang sesuai gaya hidup dan karakter masing-masing pemiliknya,” ujar Chief Yamaha Area Terr. IV, Tintan Gunawan. Dari puluhan peserta yang ikut berkompetisi, sebanyak 20 motor terbaik dari masing-masing kategori Fazzio Hybrid dan Grand Filano Hybrid berhasil melaju ke tahap penilaian akhir. Karya-karya yang tampil tidak hanya mengejar estetika, tetapi juga mempertahankan aspek fungsi dan kenyamanan untuk penggunaan harian. Pada kategori Yamaha Fazzio Hybrid, gelar Best of The Best diraih Adrian Setiadi lewat konsep modifikasi bertajuk “Titanium”. Motor tersebut tampil mencolok dengan gradasi warna pelangi yang membalut hampir seluruh bodi, dipadukan grafis api yang dibuat tidak terlalu dominan sehingga menghasilkan tampilan unik yang tetap terasa minimalis. “Yamaha Fazzio Hybrid ini seperti kanvas yang memungkinkan saya bereksperimen dengan ide dan karakter pribadi. Saya ingin tampil beda, tapi tetap memastikan motor ini nyaman dan aman dipakai setiap hari,” kata Adrian. Sementara itu, kategori Grand Filano Hybrid menghadirkan spektrum gaya yang lebih luas, mulai dari pendekatan elegan hingga konsep yang lebih berani dan ekspresif. Hal tersebut tercermin dari karya milik Christian Bobby Chandra asal Malang yang keluar sebagai Best of The Best melalui konsep “Punk”. Terinspirasi dari Sid Vicious, bassist legendaris band punk rock asal Inggris, motor tersebut tampil dengan dominasi warna hitam, efek karat, serta detail kaligrafi bergaya studio tato yang digambar secara manual. Menariknya, elemen-elemen tersebut tetap berpadu dengan siluet elegan yang menjadi ciri khas Grand Filano. “Yamaha Grand Filano saya ingin tetap terlihat elegan, tapi punya sisi ekspresi yang kuat. Tema punk ini saya pilih karena menggambarkan keberanian untuk tampil berbeda,” ujar Christian. Setelah Bali dan Surabaya, Yamaha CLASSY Modifest 2026 akan melanjutkan perjalanannya ke Bandung dan Makassar pada 13-14 Juni. Dari dua kota pertama yang sudah digelar, terlihat bagaimana skutik Classy Yamaha berkembang menjadi ruang personalisasi yang cukup luas, mulai dari eksplorasi budaya lokal hingga representasi gaya hidup urban yang semakin beragam.