Setelah sempat memamerkan prototipenya yang bernama Aerox-E bersamaan dengan peluncuran XSR155 tahun lalu, Yamaha akhirnya resmi meluncurkan versi produksi dari skuter matik (skutik) sport bertenaga listrik tersebut. Dikutip dari Autocar India, skuter listrik berperforma tinggi ini resmi dijual dengan harga 2,82 lakh Rupee, atau jika dikonversikan setara dengan Rp 53,5 jutaan. Angka tersebut sekaligus menobatkan Aerox listrik sebagai produk sepeda motor Yamaha paling mahal yang dijual di pasar India saat ini. Yamaha Aerox E, motor listrik pertama Yamaha di India Spesifikasi Dibalik jubah sportnya, Aerox-E dibekali dengan dua baterai detachable (bisa dibongkar pasang) yang masing-masing berkapasitas 1,5 kWh. Baterai kembar ini mengalirkan daya ke motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga puncak sebesar 9,5 kW atau setara 12,9 TK dan torsi instan yang sangat melimpah, mencapai 48 Nm. Yamaha mengklaim baterai ganda ini menggunakan high-energy-type cells untuk menjaga performanya tetap konsisten. Dalam sekali pengisian daya penuh, Aerox listrik diklaim memiliki jarak tempuh sejauh 117 km. Secara bobot, komponen elektrikal dan baterai ganda ini membuat berat total Aerox-E menyentuh angka 139 kg. Bobot ini tercatat lebih berat 13 kg jika dibandingkan dengan Aerox 155 versi mesin bensin standar. Yamaha Aerox E, motor listrik pertama Yamaha di India Fitur Berkendara dan Mode Boost Menyesuaikan dengan karakter pengendaranya, Yamaha Aerox-E menawarkan beberapa mode berkendara yang bisa dipilih, mulai dari Eco, Standard, hingga Power. Menariknya, terdapat tambahan fitur Boost mode yang berfungsi memberikan sentuhan tenaga instan dalam durasi singkat, sangat berguna ketika pengendara butuh mendahului kendaraan lain dengan cepat. Sektor keselamatan juga tidak luput dari perhatian. Untuk menjamin daya henti yang optimal, sektor pengereman Aerox listrik sudah mengadopsi rem cakram di bagian depan yang dikombinasikan dengan sistem ABS, serta rem cakram pada roda belakang. Desain Sporty dengan Layar TFT Canggih Beralih ke area eksterior, secara garis desain Aerox-E masih mempertahankan bahasa desain yang serupa dengan versi konvensionalnya. Skutik ini tetap mempertahankan lampu depan twin-LED yang agresif serta lampu belakang LED yang ikonik. Perbedaan paling mencolok di area kemudi terdapat pada panel instrumennya. Jika Aerox versi bensin menggunakan layar LCD digital, Aerox listrik ini sudah naik kelas menggunakan layar TFT berwarna yang mendukung konektivitas berbasis aplikasi ke gawai pengendara. Untuk tahap awal peluncuran, skuter listrik premium dari Yamaha ini baru tersedia di beberapa kota besar di India, meliputi Delhi, Bangalore, Mumbai, Pune, dan Chennai.