Rider Yamaha, Fabio Quartararo harus menelan kekecewaan saat race MotoGP Hungaria. Setelah kena pinalti, motornya mengalami masalah teknis, pebalap Prancis itu gagal finis.Saat membalap di Balaton Park Circuit, Minggu (7/6/2026), Quartararo sebenarnya kurang bagus sedari awal. Dia harus memulai balapan dari posisi 15.Sebenarnya, MotoGP Hungaria menjadi berkah tersendiri bagi kubu Yamaha. Sebagian besar penunggang YZR-M1 berhasil mencatatkan hasil terbaik sepanjang musim ini. Jack Miller tampil menjadi yang terdepan di antara rekan-rekannya dengan mengamankan finis di posisi kedelapan. Menyusul di belakangnya, sang rekan setim Toprak Razgatlioglu sukses menyudahi balapan di urutan ke-11, sementara Álex Rins menyumbang poin dengan finis di tempat ke-13. Namun, tren positif itu sama sekali tidak dirasakan oleh El Diablo. Pebalap asal Prancis itu terpaksa menyudahi balapan lebih awal setelah dihantam kombinasi masalah teknis serta hukuman penalti ganda.Memulai balapan dari posisi ke-15 di grid, Quartararo sebenarnya sempat diuntungkan oleh insiden kecelakaan beruntun yang melibatkan banyak pebalap di Tikungan 1. Tikungan pertama Balaton Park yang baru diaspal ulang itu memang mendadak kacau, membuat Quartararo merangsek naik ke barisan depan dan nangkring tepat di belakang Jack Miller.Namun, momentum positif itu tidak bertahan lama. Kejanggalan pada motornya langsung terasa sejak putaran pertama dan merusak semua peluangnya untuk bersaing di zona poin."Sejujurnya, sejak lap pertama saya sudah merasa cukup buruk. Posisi saya sebenarnya tidak buruk di belakang Jack [Miller]. Namun, saya langsung menyadari ada sesuatu yang salah," ungkap Quartararo dikutip dari Motosan.es.Situasi makin runyam karena Quartararo kesulitan mengendalikan motornya, terutama di area braking zone. Akibat performa motor yang tak stabil, ia beberapa kali melebar keluar lintasan hingga masuk ke area gravel.Imbasnya, stewards menjatuhkan dua kali hukuman long lap penalty karena ia kedapatan melanggar batas lintasan (track limits). Setelah terseok-seok menjalani kedua hukuman tersebut, Quartararo akhirnya menyerah dan memilih masuk ke pit untuk menyudahi balapan.Quartararo blak-blakan mengenai kendala teknis yang merusak harinya. Ia menyebut motornya seperti kehilangan taji dan terasa aneh di semua sektor, bukan cuma saat pengereman."Saya terus mencoba, tetapi saya kehilangan posisi di setiap lap. Bukan di setiap tikungan, melainkan saat melakukan pengereman. Saya sempat melebar beberapa kali ke gravel, jadi saya memutuskan masuk pit," jelasnya."Ini murni masalah teknis. Rasanya tidak hanya saat pengereman, tetapi di semua bagian. Saat mengerem memang yang paling terasa, tetapi rasanya seperti ada yang salah di seluruh motor. Tim sekarang sedang memeriksa dengan tepat apa yang terjadi," tambah Quartararo.