Fabio Quartararo harus menerima kenyataan pahit setelah balapan MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Pebalap Yamaha itu dijatuhi penalti 16 detik setelah dinyatakan melakukan pelanggaran teknis terkait sistem pemantauan tekanan ban. Penalti tersebut membuat Quartararo kehilangan posisi finis ke-12 yang sebelumnya diraihnya. Posisi itu juga membuatnya menjadi pebalap Yamaha terdepan dalam balapan. Namun, hasil tersebut akhirnya dianulir setelah Panel Steward FIM MotoGP menemukan adanya masalah pada sistem penerima data tekanan ban di motor Quartararo. Data Tekanan Ban Tidak Terkirim Panel Steward FIM MotoGP menjelaskan bahwa data tekanan ban Quartararo "tidak terkirim dengan benar." Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram "Setelah balapan usai, sepeda motor dipanggil ke area Pemeriksaan Teknis untuk diperiksa. Selama pemeriksaan, ditemukan bahwa penerima sinyal (receiver) pada motor tidak dikonfigurasi dengan benar untuk menerima data tekanan ban dari sensor ban depan. ID sensor tidak tercatat dalam basis data penerima, sehingga tidak ada data aktual tekanan ban depan yang terekam selama balapan berlangsung," tulis pernyataan FIM MotoGP Stewards, dikutip dari Crash.net, Senin (10/8/2026). Masalah tersebut membuat motor Quartararo tidak mencatat data aktual tekanan ban depan selama balapan. Kondisi ini kemudian dianggap sebagai pelanggaran terhadap ketentuan teknis MotoGP. Quartararo Kena Penalti 16 Detik Akibatnya, Quartararo menerima penalti pasca-balapan yang sama dengan yang diberikan kepada pebalap yang gagal memenuhi ketentuan tekanan ban minimum. "Penggunaan Sensor Tekanan Udara Ban (TAPS) pada kedua roda, depan dan belakang, bersifat wajib di kelas MotoGP, termasuk pencatatan data TAPS setiap saat. Berdasarkan Protokol Penalti - Tekanan Ban MotoGP yang telah diterbitkan untuk tim-tim, penalti yang tepat dalam kasus ini adalah tambahan waktu 16 detik pada hasil balapan Anda," tulis pernyataan FIM MotoGP Stewards. Fabio Quartararo saat sesi tes resmi di Sirkuit Buriram Tambahan waktu 16 detik tersebut membuat Quartararo harus kehilangan posisi finis yang sebelumnya diraihnya. Pulang dari Silverstone Tanpa Poin Setelah penalti diterapkan, posisi Quartararo turun dari peringkat ke-12 menjadi ke-16. Ia pun tercatat sebagai pebalap terakhir dalam hasil balapan MotoGP Inggris 2026. Dengan demikian, Quartararo meninggalkan Silverstone tanpa tambahan poin. Hasil ini menjadi pukulan tersendiri bagi Quartararo. Pada MotoGP Inggris tahun lalu, pebalap asal Prancis tersebut juga gagal finis setelah sempat memimpin balapan. Kali ini, Quartararo sebenarnya berhasil menyelesaikan balapan dan finis sebagai pebalap Yamaha terdepan. Namun, persoalan teknis membuat hasil tersebut tidak berbuah poin.