Jorge Martin berhasil memperlebar keunggulannya di klasemen sementara MotoGP 2026 setelah menjalani akhir pekan yang impresif pada MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone. Pebalap tim pabrikan Aprilia itu kini mengoleksi keunggulan 31 poin. Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelum balapan, ketika Martin hanya unggul 14 poin. Martin mengawali akhir pekan MotoGP Inggris dengan performa apik. Ia berhasil merebut pole position dan kemudian memenangi balapan Sprint. Pada balapan utama yang berlangsung Minggu, Martin kembali tampil kompetitif dengan finis di posisi kedua. Ia berada di belakang Raul Fernandez yang berhasil keluar sebagai pemenang. Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, berselebrasi saat melewati garis finis di MotoGP Perancis 2026 di Le Mans, barat laut Prancis, pada 10 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP) Hasil tersebut semakin menguntungkan posisi Martin di klasemen. Fernandez yang membela Trackhouse Aprilia hanya berada di posisi keenam klasemen, sementara Ai Ogura yang sebelumnya menjadi pesaing terdekat Martin justru mengalami kecelakaan dan gagal finis. Situasi tersebut membuat Martin meninggalkan Silverstone dengan keunggulan yang semakin nyaman, termasuk atas rekan setimnya di Aprilia, Marco Bezzecchi. Martin Tak Terlalu Peduli Posisi di Klasemen Meski kini memimpin klasemen dengan selisih yang cukup jauh, Martin mengaku tidak terlalu memikirkan posisi tersebut. Pebalap yang meraih gelar juara dunia MotoGP 2024 bersama Pramac Ducati itu memilih untuk lebih fokus meningkatkan performanya sepanjang musim. Jorge Martin saat berlaga pada MotoGP Qatar 2025 "Saya tidak terlalu peduli apakah saya berada di posisi pertama, kedua, atau apa pun. Saya hanya berusaha untuk terus berkembang agar memiliki peluang memperebutkan gelar juara di akhir musim. Bagi saya, itu sudah cukup," ujar Martin, dikutip dari Crash.net, Senin (10/8/2026). "Dua tahun lalu, saya sangat terobsesi untuk selalu berada di depan dan memimpin balapan. Namun, jujur saja, hal itu sangat menguras energi. Jadi sekarang, saya hanya fokus untuk menjadi sosok Jorge yang lebih baik. Hasilnya, kami melakukan hal-hal yang tepat dan saya pun memimpin klasemen," kata Martin. Martin menyebut perubahan pendekatan tersebut membuatnya lebih tenang dalam menjalani persaingan. Ia tidak lagi menjadikan posisi terdepan di setiap balapan sebagai satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Jorge Martin jadi pemenang MotoGP Amerika 2026 Fokus Tingkatkan Performa Aprilia Martin juga menegaskan bahwa target utamanya saat ini adalah terus meningkatkan performa motor Aprilia yang digunakannya. Ia menilai konsistensi akan menjadi faktor penting dalam persaingan menuju gelar juara dunia, terutama ketika menghadapi seri-seri yang tidak berjalan sesuai harapan. "Yang saya inginkan adalah terus melakukan perbaikan pada motor saya. Saya memiliki keyakinan penuh pada diri sendiri dan pada tim. Terkadang, jika kami merasa buntu atau kehilangan kecepatan, itu karena ada sesuatu yang tidak beres, bukan berarti kemampuan kami buruk," ujar Martin. "Akhir pekan ini berjalan sempurna. Saya bahkan tidak perlu mengubah pengaturan motor sepanjang akhir pekan. Sungguh luar biasa. Namun, pasti akan ada balapan di mana kami akan menghadapi kesulitan," kata Martin. Menurutnya, hal yang terpenting adalah melakukan perbaikan dibandingkan paruh pertama musim dan tampil lebih konsisten."