Pebalap Gresini Racing, Marc Marquez, tidak mau berlama-lama meratapi nasib sial pada seri pembuka MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (1/3/2026). Marc gagal finis akibat masalah teknis saat balapan menyisakan lima lap. Insiden terjadi pada lap ke-21 dari total 26 putaran, ketika ia sedang berupaya mendekati posisi podium. Pebalap asal Spanyol itu terpaksa menepi karena kehilangan tekanan ban belakang. Pebalap Ducati Lenovo Team Marc Marquez mengendarai motornya dalam Sprint Race MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Buriram di Buriram pada 28 Februari 2026. (Foto oleh Lillian SUWANRUMPHA / AFP) Setelah diperiksa, pelek roda motornya mengalami kerusakan usai menghantam kerb di tikungan 4. Kejadian tersebut terbilang jarang. Sebab beberapa pebalap lain juga sempat melebar di tikungan yang sama tanpa mengalami kerusakan serupa. “Saya tidak ingin membuang waktu. Saya hanya ingin memikirkan balapan berikutnya. Ini bukan masalah (ban) Michelin, dan juga bukan masalah trek,” kata Marquez dikutip dari Crash, Senin (2/3/2026). Pebalap MotoGP asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, bereaksi di dalam garasi timnya pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Sepang di Sepang pada 4 Februari 2026. “Hanya saja, kerb ganda itu bagus untuk beberapa alasan, tetapi hari ini kami melihat sesuatu yang tidak biasa. Namun, hal seperti itu memang bisa terjadi,” katanya. “Itu sangat aneh karena bahkan pelek benar-benar rusak. Jadi, saya merasa sangat beruntung karena itu tidak berujung pada highside yang besar,” ujar Marquez. Marc mengaku sempat memulai balapan dengan ritme lebih hati-hati. Ia sengaja tidak memaksakan diri demi menjaga kondisi fisik bahunya setelah operasi. Meski demikian pelek rusak di luar kendalinya. “Saya sangat tenang di awal,” ujar Marquez. “Saya tahu ini akan menjadi balapan yang panjang untuk ban dan untuk kondisi fisik saya, jadi saya berkata, ‘Oke, saya ingin tetap tenang, tidak masalah jika mereka menyalip saya’,” katanya. Meski gagal meraih poin di seri pembuka, Marquez menilai performanya tetap kompetitif dan memilih fokus menatap balapan berikutnya ketimbang meratapi kegagalan di Buriram. “Tapi oke, hari ini saya tidak mendapat poin, namun yang paling penting adalah levelnya sudah ada,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang