Ajang balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP, dikabarkan akan menguji format grid start baru ala Formula 1. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pebalap setelah sejumlah insiden yang terjadi sepanjang musim 2026. Format yang sedang dipertimbangkan adalah menempatkan dua pebalap dalam setiap baris grid. Adapun saat ini, MotoGP menggunakan susunan tiga pebalap per baris saat start. Usulan penambahan jarak antar pebalap muncul setelah kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez di Catalunya, Spanyol, serta insiden Johann Zarco saat restart balapan di lintasan yang sama. Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta, mengatakan pihak penyelenggara mulai membahas sejumlah langkah peningkatan keselamatan bersama tim peserta. "Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dan sudah mulai kami bahas bersama tim. Salah satunya adalah grid start itu sendiri," kata Ezpeleta di Mugello dilansir dari Crash, Minggu (7/6/2026). "Kami mempertimbangkan kemungkinan memberikan ruang yang lebih besar antarpebalap sehingga mereka memiliki ruang manuver lebih banyak saat memasuki tikungan pertama," ujarnya. MotoGP sebelumnya pernah mengubah format grid start dari empat pebalap per baris menjadi tiga pebalap per baris pada 2004. Sementara kelas-kelas pendukung baru menerapkan perubahan serupa pada 2011. Jorge Martin (kiri) memimpin Sprint Race MotoGP Perancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP) Keselamatan Selain perubahan grid, MotoGP juga tengah mengkaji sejumlah langkah keselamatan lain. Beberapa di antaranya adalah penghapusan lebih awal perangkat holeshot yang sudah dijadwalkan dilarang mulai 2027. Kemudian ada juga penambahan pelindung di area roda belakang dan swingarm, serta penerapan sistem peringatan kecelakaan atau Crash Warning System. Apabila uji coba berjalan sesuai rencana, Balaton Park akan menjadi lokasi pertama untuk mengevaluasi efektivitas format grid ala Formula 1 dalam meningkatkan keselamatan saat start balapan MotoGP. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang