- Pembalap Tech4 KTM, Enea Bastianini harus menghadapi masalah misterius pada motornya saat melakoni balapan pembuka di MotoGP Thailand. Ia mengaku motornya mengalami getaran yang cukup mengganggu, terutama saat melaju di lintasan lurus. Meski begitu, Bastianini masih mampu menyelesaikan balapan di posisi ke-12 dan meraih poin. Hasil itu membuatnya menjadi satu-satunya pembalap Tech3 yang berhasil meraih poin pada akhir pekan balapan pertama tim tersebut di era setelah kepemimpinan Herve Poncharal. Bastianini menjelaskan bahwa masalah getaran pada motor membuat balapan menjadi cukup sulit dijalani. “Balapannya cukup rumit karena motor terasa bergerak tidak stabil di lintasan lurus. Ketika masuk gigi lima, motor terasa sangat bergetar,” kata Bastianini melansir Crash.net. Ia mengatakan masalah tersebut sebenarnya sudah muncul sejak hari sebelumnya, namun tim masih belum mengetahui penyebabnya. “Masalah ini sudah terjadi sejak kemarin dan kami belum bisa menjelaskan penyebabnya. Selain itu, menurut saya ada sedikit peningkatan dibanding balapan kemarin, tetapi tidak terlalu signifikan,” ujarnya. Pembalap asal Italia itu juga kembali mengalami kesulitan saat sesi kualifikasi, mirip seperti yang terjadi pada musim lalu. Ia harus memulai balapan dari posisi ke-20. Meski demikian, Bastianini mampu memperbaiki posisinya berkat manajemen ban yang cukup baik selama balapan. Ia bahkan berhasil merebut posisi ke-12 dari pebalap debutan Diogo Moreira pada lap kedua terakhir. Menurutnya, kondisi ban di akhir balapan sebenarnya masih cukup baik, meski mengalami penurunan performa pada dua lap terakhir. “Ban saya sebenarnya tidak terlalu buruk. Hanya di dua lap terakhir performanya turun cukup banyak dan roda mulai spin di lintasan lurus, tapi saya rasa tidak separah pebalap lain,” katanya. Ia menambahkan bahwa kemampuan menjaga kondisi ban menjadi salah satu kekuatannya sehingga mampu memperbaiki posisi di lap-lap akhir. Meski berhasil naik posisi, Bastianini tetap finis cukup jauh dari pemenang balapan, yakni tertinggal 23,386 detik dari Marco Bezzecchi. Ia juga terpaut sekitar 18 detik dari pebalap KTM yang finis kedua, Pedro Acosta. Padahal, dua pembalap lain yakni Marc Marquez dan Joan Mir tidak menyelesaikan balapan. Namun Bastianini tetap finis tiga posisi lebih buruk dibandingkan hasilnya di balapan yang sama tahun lalu. “Selisih waktunya sebenarnya mirip seperti tahun lalu. Tapi musim lalu hasil akhirnya lebih baik,” ujarnya. “Tahun ini hasilnya justru lebih buruk. Saya belum bisa merasa puas dengan performa saya saat ini, karena ekspektasi saya sebenarnya lebih tinggi dibanding musim lalu.” Ia juga menilai tim perlu melakukan perubahan agar performa bisa meningkat. “Saya rasa kami harus mengubah sesuatu dalam cara kerja kami, karena saat ini saya tidak bisa merasa puas,” katanya. Sementara itu, rekan setimnya, Maverick Vinales, menjalani akhir pekan yang lebih sulit. Ia gagal meraih poin setelah finis di posisi ke-19 dan ke-16 dalam dua balapan yang dijalani.