Fabio Di Giannantonio punya impian untuk menjadi pebalap tim pabrikan. Impian tersebut sepertinya akan diwujudkan oleh KTM. Status pebalap yang akrab disapa Diggia ini sekarang adalah pebalap tim satelit. Namun, dia dikontrak langsung oleh Ducati dan mendapat dukungan berupa motor pabrikan. Motor yang sama seperti yang digunakan oleh tim pabrikan, yakni Marc Marquez dan Francesco Bagnaia. "Kami ingin lanjut dengan di Giannantonio, tentu saja. Hubungan kami sangat baik, ini tahun ketiga kami bersama, dan setiap tahun kami semakin cepat," ujar Pablo Nieto, Team Principal VR46, dikutip dari Crash.net, Senin (11/5/2026). Fabio Di Giannantonio saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 "Kami bekerja sama dengan Ducati untuk memberikan apa yang dia inginkan, motor pabrikan, dukungan pabrikan. Saat ini, kami memiliki satu motor pabrikan dan satu motor non-pabrikan. Target kami adalah memiliki dua motor pabrikan. Kami sedang berupaya mewujudkannya. Kami membutuhkan lebih banyak waktu, tetapi itulah fokus kami," kata Nieto. Sebelumnya, Diggia mengaku tidak merasa tertekan atau harus terburu-buru dalam meneken kontrak untuk musim depan. Tapi, ternyata kontraknya dengan KTM dikabarkan sudah ditandatangani di sela-sela perhelatan MotoGP Perancis 2026. Musim depan, Diggia akan menjadi rekan setim Alex Marquez di KTM. Padahal, tim VR46 juga sebelumnya sudah mengungkapkan bahwa pihaknya akan memprioritaskan pasangan Diggia dan Fermin Aldeguer untuk musim depan. Fabio Di Giannantonio finis kedua di MotoGP Australia Team Director VR46 Alessio Salucci, mengatakan, dirinya sangat memahami saat ini banyak yang menginginkan Diggia untuk bergabung. Apalagi, setelah melihat performanya di musim ini. "Tidak mudah bagi Fabio untuk tetap bersama kami karena banyak tawaran yang datang dari tim lain. Setelah Barcelona (akhir pekan ini), kita akan tahu lebih jelas. Belum 100% pasti," ujarnya. Jika Diggia benar-benar pindah ke KTM, maka kursinya kemungkinan akan diperebutkan oleh dua pebalap, yakni Nicolo Bulega dan Luca Marini. Bulega adalah pebalap tes Ducati, sedangkan Marini juga berpotensi kembali jika kontraknya dengan Honda tidak diperpanjang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang