Marc Marquez mengatakan bahwa keputusan mengubah kapasitas mesin menjadi 850 cc adalah keputusan tepat. Menurutnya, motor MotoGP dengan mesin 850 cc bisa saja mirip atau lebih cepat catatan waktunya. "Apabila ada peraturan teknis baru, hal itu diputuskan oleh pihak penyelenggara kejuaraan bersama dengan MSMA (asosiasi produsen)," ujar Marquez, dikutip dari Crash.net, Sabtu (14/3/2026). "Mereka memutuskan untuk mengurangi kapasitas mesin, dan saya setuju dengan hal itu, terutama karena di banyak sirkuit berkarakter kencang kami hampir mencapai 360 Km/jam," kata Marquez. Marc Marquez saat sesi tes resmi Buriram 2026 Marquez mengatakan, motor dengan kecepatan lebih dari 360 Kpj tidak dibutuhkan untuk pertunjukan. Juara dunia MotoGP 2025 tersebut juga menyoroti area run-off di sirkuit. “Ada masalah lain juga, area run-off di banyak sirkuit mulai menjadi terlalu sempit karena para pebalap tiba di titik tersebut dengan kecepatan yang lebih tinggi," kata Marquez. "Kita butuh area run-off yang luas, karena kalau terjadi masalah, tembok itu akan tampak semakin dekat," ujarnya. Marc Marquez saat berlaga pada MotoGP Thailand 2026 Meskipun penggunaan perangkat pengatur ketinggian motor dilarang dan beralih dari ban Michelin ke Pirelli, serta memberlakukan batasan baru pada aerodinamika, Marquez memperkirakan catatan waktu untuk kelas 850 cc justru bisa lebih cepat. “Yang mereka lakukan adalah memodifikasi motor-motor itu untuk mencoba mengurangi kecepatan tertinggi, tapi menurut saya catatan waktu di banyak sirkuit akan sangat mirip, atau bahkan lebih cepat, karena bobot dan tenaganya lebih rendah, tapi handling-nya lebih baik. Kita lihat saja nanti bagaimana hasilnya,” kata Marquez. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang