Valentino Rossi ikut menyoroti kondisi Marc Marquez yang dinilai sedang mengalami periode sulit di MotoGP 2026. Menurut Rossi, pebalap Ducati tersebut kurang beruntung karena terus dibayangi masalah cedera, terutama pada bagian lengan. Persaingan MotoGP musim ini memang berubah drastis. Dominasi Ducati mulai mendapat tekanan dari Aprilia yang tampil konsisten bersama Marco Bezzecchi. Bahkan Bezzecchi kini berhasil memimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Di sisi lain, Marc Marquez justru mengalami musim yang berat setelah sempat meraih gelar juara dunia MotoGP 2025. Rossi menilai cedera menjadi faktor utama yang membuat performa Marquez belum maksimal musim ini. “Marquez kurang beruntung dengan lengannya,” ujar Rossi, dikutip dari Motosan.es, Sabtu (23/5/2026). GP Mandalika Cedera Marquez bermula setelah GP Mandalika. Pebalap asal Spanyol tersebut mengalami masalah pada bahu kanan dan kondisinya semakin memburuk usai terjatuh saat sprint race GP Perancis di Le Mans. Akibatnya, Marquez harus menjalani dua operasi, yakni pada kaki kanan dan lengan. Pada bagian lengan, dokter juga mencabut baut yang disebut memicu gangguan saraf. Situasi tersebut membuat pebalap Ducati itu belum mampu tampil konsisten. Bahkan hingga musim berjalan, Marquez masih belum berhasil meraih podium pada balapan Grand Prix. Rider Yamaha, Valentino Rossi, dan pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, saat menghadiri sesi jumpa pers di Sirkuit Jerez jelang MotoGP Spanyol 2019. Terkini, Marquez berbicara mengenai potensi berbaikan dengan Valentino Rossi. Rossi juga menilai performa Ducati sebenarnya masih kompetitif. Namun beberapa pebalap utamanya belum mampu mengubah potensi besar motor menjadi hasil maksimal di lintasan. “Pebalap terbaik Ducati mengalami beberapa masalah dan sedikit kurang beruntung. Marquez dengan lengannya dan Pecco yang punya potensi besar, tetapi tidak selalu bisa mewujudkannya,” kata Rossi. Meski begitu, Rossi tidak sepenuhnya setuju apabila Aprilia disebut sudah lebih baik dibanding Ducati. Menurut dia, perbedaan performa lebih dipengaruhi kombinasi antara motor dan pebalap. “Saya tidak berpikir Aprilia lebih baik dari Ducati, hanya motornya sedikit berbeda,” ujar Rossi. Aprilia Rossi juga memuji perkembangan Aprilia yang dinilai meningkat pesat berkat kontribusi Bezzecchi dalam pengembangan motor. Selain Bezzecchi, Rossi turut menyinggung peran Jorge Martin dalam proyek Aprilia, meski kondisinya belum sepenuhnya pulih setelah sempat absen balapan. “Bezzecchi banyak membantu perkembangan motor ini tahun lalu, dia merasa motor ini miliknya dan datang dengan motivasi tinggi,” kata Rossi. Musim MotoGP 2026 sendiri kini dinilai semakin kompetitif. Kondisi fisik pebalap dan konsistensi performa disebut lebih menentukan dibanding sekadar keunggulan teknis motor. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang