e3 Platform dikembangkan sebagai fondasi kendaraan listrik performa tinggi yang tidak hanya mengandalkan tenaga, tetapi juga keseimbangan kendali, fleksibilitas, dan keselamatan. Arsitektur ini dirancang sejak awal sebagai sistem terintegrasi, bukan sekadar gabungan teknologi yang dipasang terpisah. Implementasinya dapat dilihat pada Denza Z9 GT yang sempat hadir di Indonesia sebagai unit display. Model ini merepresentasikan penerapan e3 Platform secara menyeluruh, memperlihatkan bagaimana rancangan struktur dan sistem elektronik menyatu dalam satu ekosistem kendaraan. Salah satu sorotan utama e3 Platform ialah konfigurasi tiga motor listrik independen. Tata letak ini memungkinkan pengaturan distribusi tenaga dan torsi secara presisi, sehingga karakter berkendara dapat disesuaikan, mulai dari respons akselerasi yang spontan hingga kestabilan saat melaju dalam berbagai kondisi jalan. Teknologi E3 Platform milik BYD yang disematkan pada Denza Pada Denza Z9 GT, konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa performa tinggi tidak harus mengorbankan kontrol. Respons instan tetap diimbangi rasa aman, terutama ketika kendaraan dipacu atau bermanuver cepat. Dari sisi struktur, e3 Platform mengusung teknologi Cell-to-Body (CTB), di mana baterai terintegrasi langsung ke dalam struktur bodi. Pendekatan ini meningkatkan kekakuan torsional, yang berkontribusi pada presisi kemudi dan stabilitas saat bermanuver. Head of Product BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata, mengatakan, dengan adanya CTB, baterainya dimasukin ke dalam platform-nya. Sehingga, menambah lebih rigid platform-nya. E3 Platform milik BYD yang disematkan pada Denza Z9 GT Tak hanya itu, integrasi baterai ke dalam bodi juga memperkuat perlindungan saat terjadi benturan, termasuk frontal impact maupun side pole impact. Dengan demikian, aspek keselamatan menjadi bagian dari desain dasar, bukan sekadar fitur tambahan. "Efeknya adalah torsional rigidity-nya, tadi yang atas itu, bertambah 32 persen. Secara keseluruhan untuk impact dari depan atau kita bilang dengan frontal impact intrusion-nya itu berkurang, efek tabrakan dari depan ini berkurang 15 persen. Sedangkan yang dari samping, kalau ditabrak dari samping itu ada berkurang 32 persen," ujar Bobby, saat acara Tech Talk, di booth BYD, di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, di JIEXpo Kemayoran, Selasa (10/2/2026). Untuk mendukung dinamika berkendara, platform ini dilengkapi Independent Rear Wheel Steering. Pada kecepatan rendah, sistem tersebut membantu memperkecil turning radius sehingga memudahkan manuver di ruang terbatas. Sebaliknya, saat melaju lebih cepat, roda belakang yang dapat berbelok independen meningkatkan stabilitas dan kepercayaan diri ketika berpindah jalur. E3 Platform milik BYD yang disematkan pada Denza Z9 GT "Jadi, kalau dipakai di kehidupan sehari-hari atau di pemakaian jalanan, contohnya kita lagi mau putar balik, karena ada Rear Wheel Steering ini, turning radius-nya jadi lebih kecil karena dibantu ban belakangnya bisa ikut belok," kata Bobby. Seluruh sistem tersebut dikendalikan oleh Vehicle Motion Control yang bekerja secara real-time. Teknologi ini mengoordinasikan distribusi tenaga, pengereman, hingga respons kendaraan guna menjaga kestabilan dalam berbagai situasi. "Jadi, Vehicle Motion Control tugasnya adalah menerima semua sensor yang tadi diterima, terutama dari ban, sehingga dia bisa menyesuaikan torsi, menyesuaikan akselerasi atau kecepatan masing-masing bannya," ujarnya. Pada sisi lain, dukungan 33 sensor berkendara dan dua LiDAR pada sistem Intelligent Driving memungkinkan pemetaan lingkungan yang lebih akurat, termasuk fitur seperti Compass Turning untuk parallel parking dan Narrow Road Parking, serta pengaturan drifting pada motor belakang untuk karakter berkendara yang lebih presisi. Platform ini sudah disematkan pada Denza Z9 GT. Mobil listrik tersebut juga sudah ditampilkan beberapa kali pada beberapa pameran sebelumnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang