BYD sedang menyiapkan mobil baru di segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) terbaru bernama Linghui M9. Mobil ini disiapkan untuk pasar taksi dan layanan ride-hailing. Dikutip dari Carnewschina, Minggu (22/2/2026), Linghui merupakan sub-merek baru BYD yang diperkenalkan pada awal Februari 2026. Merek tersebut difokuskan untuk kendaraan operasional, dengan lini produk yang terbagi menjadi seri e dan M. Seri e terdiri dari mobil listrik murni seperti e5, e7, dan e9, sementara M9 menjadi satu-satunya model plug-in hybrid dalam keluarga tersebut. Dari sisi desain, tampilan Linghui M9 tampak mewah dengan gril besar dan aksen krom serta lampu yang menyipit. Desainnya hampir mirip dengan desain MPV pintu geser yang saat ini beredar di pasar Indonesia. Bagian belakang tetap mempertahankan ciri khas lampu model “Chinese knot”, dipadukan reflektor merah dan aksen krom pada bumper. Menyoal kaki-kaki, MPV ini menggunakan ban berukuran 235/60R18 60R18, menegaskan orientasinya sebagai kendaraan keluarga maupun operasional jarak jauh. BYD Linghui M9 Secara dimensi, Linghui M9 memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, dengan jarak sumbu roda 3.045 mm. Sebagai gambaran, ukuran tersebut sedikit lebih panjang dari Toyota Alphard. BYD juga menyiapkan sejumlah fitur opsional, antara lain pilihan sunroof tunggal maupun ganda, kaca tanpa privacy, dudukan spion dengan kamera, serta kamera belakang tambahan untuk menunjang visibilitas. Untuk sektor performa, Linghui M9 mengusung sistem plug-in hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 1.5T dipadukan dengan motor listrik sinkron magnet permanen serta blade battery. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 115 kW atau sekitar 154 dk, sementara motor listrik mampu menyumbang hingga 200 kW atau 268 dk. Sementara untuk kapasitas baterai belum diumumkan secara resmi. Kehadiran Linghui M9 menandai langkah BYD memperluas portofolio kendaraan elektrifikasi di segmen operasional. BYD Linghui M9 Taksi BYD di Indonesia Sebelum BYD resmi jualan ke Indonesia, model BYD sudah lebih dulu menjajal pasar via perusahaan taksi. Pada 2018 perusahaan PT Blue Bird Tbk memasukkan mobil listrik BYD e6 untuk beroperasi di Jakarta dan sekitarnya. Pada tahap awal ada 25 unit BYD e6 yang masuk Indonesia dan tak lama kemudian menyusul masuknya BYD T3. Pada masa itu sebetulnya Blue Bird juga memasukkan Tesla Model X tapi dipakai untuk taksi Sliver Bird. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang