Dinamika penjualan kendaraan roda empat atau lebih secara pada Mei 2026 turut memengaruhi peta persaingan antarmerek di Indonesia. Sejumlah pabrikan masih mampu mempertahankan dominasinya di papan atas. Namun, beberapa pemain baru mulai menunjukkan taring dengan menembus daftar 10 besar penjualan mobil di Indonesia. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), secara keseluruhan, pasar otomotif nasional mencatat pertumbuhan positif secara tahunan. Ilustrasi penjualan mobil Penjualan wholesales atau distribusi dari pabrik ke diler pada Mei 2026 mencapai 69.219 unit, naik 14 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebanyak 60.697 unit. Kinerja serupa juga terlihat pada penjualan ritel yang tumbuh 16,8 persen, dari 61.546 unit menjadi 71.890 unit secara tahunan. Meski begitu, secara bulanan pasar otomotif nasional justru mengalami perlambatan. Total wholesales turun 14,3 persen dari 80.779 unit jadi 69.219 unit, sedangkan penjualan ritel terkoreksi 5,1 persen dari 75.736 unit menjadi 71.890 unit. Di tengah kondisi tersebut, dominasi Toyota belum tergoyahkan. Pabrikan asal Jepang itu membukukan wholesales 24.846 unit dan retail sales 21.379 unit sepanjang Mei 2026. Daihatsu tetap mengamankan posisi kedua dengan wholesales 11.140 unit dan retail sales 12.531 unit. Adapun Suzuki mempertahankan tempat di tiga besar berkat penjualan wholesales 6.108 unit dan retail sales 5.917 unit. Mitsubishi Motors berada di urutan keempat wholesales dengan capaian 4.166 unit. Sementara penjualan ritel, merek berlogo tiga berlian itu juga menempati posisi yang sama dengan torehan 5.763 unit. BYD M6 DM Merek China Makin Kompetitif Persaingan menarik terjadi di luar empat besar, di mana Jaecoo berhasil menembus lima besar wholesales setelah mencatatkan penjualan 3.000 unit. Membuatnya jadi satu-satunya merek China yang masuk jajaran lima besar distribusi kendaraan dari pabrik ke diler pada Mei 2026. Pencapaian tersebut juga membuat Jaecoo berada di atas Honda pada daftar wholesales, yang membukukan 2.378 unit. Sementara BYD yang bulan sebelumnya bisa menembus lima besar, kali ini dipaksa terlempar ke posisi tujuh penjualan ritel dengan capaian 2.892 unit, dan tidak masuk 10 besar pada kategori wholesales. Kemunculan Geely turut menjadi sorotan. Merek asal China itu berhasil masuk daftar 10 besar baik pada wholesales maupun retail sales, masing-masing dengan 1.710 unit dan 2.005 unit. Adapun Isuzu, Mitsubishi Fuso, Honda, dan Hino masih konsisten menghuni jajaran 10 besar penjualan mobil nasional. Berikut daftar 10 merek mobil terlaris Indonesia periode Mei 2026 Wholesales Toyota: 24.846 unit Daihatsu: 11.140 unit Suzuki: 6.108 unit Mitsubishi Motors: 4.166 unit Jaecoo: 3.000 unit Isuzu: 2.570 unit Honda: 2.378 unit Mitsubishi Fuso: 2.371 unit Hino: 2.056 unit Geely: 1.710 unit Retail Sales Toyota: 21.379 unit Daihatsu: 12.531 unit Suzuki: 5.917 unit Mitsubishi Motors: 5.763 unit Honda: 3.646 unit Jaecoo: 3.000 unit BYD: 2.892 unit Mitsubishi Fuso: 2.447 unit Isuzu: 2.231 unit Geely: 2.005 unit *data Gaikindo (diolah) KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang