Toyota Indonesia membuka peluang untuk mempelajari kemungkinan membawa bZ3X ke pasar Indonesia. Mobil listrik tersebut merupakan hasil kolaborasi Toyota dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) dan saat ini dipasarkan di China. Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Bansar Maduma mengatakan, Toyota bersama prinsipal terus membuka berbagai opsi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. GAC Toyota bZ3X Termasuk di antaranya model hasil kolaborasi Toyota dengan mitra di negara lain, seperti bZ3X yang dikembangkan bersama GAC. "Kita pasti buka semua ruang untuk studi bersama prinsipal kami untuk menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia," ujar Bansar saat ditemui di GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Sabtu (8/8/2026). Menurut Bansar, bZ3X dapat menjadi salah satu model yang dipertimbangkan bila hasil kajian menunjukkan produk tersebut sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia. "Jika memang itu menjadi opsi, pasti akan kami studi," katanya. "Untuk progres seperti apa, nanti kita informasikan lebih lanjut. Tapi kita open buat semuanya untuk studi bagaimana menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Indonesia," lanjut Bansar. Toyota bZ3X Konsumen menanyakan bZ3X Selain mempertimbangkan sisi produk, Toyota juga memantau respons konsumen terhadap model-model yang belum dipasarkan di Indonesia. Saat ditanya mengenai permintaan bZ3X, Bansar mengatakan belum ada konsumen yang menyampaikannya secara langsung kepada dirinya. Namun, ia tidak menutup kemungkinan pertanyaan tersebut sudah muncul di jaringan diler, terutama dari konsumen yang mengetahui bZ3X setelah melihatnya saat berkunjung ke China. "Kebetulan yang langsung ke saya, saya belum. Tapi mungkin ada juga konsumen yang sudah pernah mengunjungi China, terus melihat, mereka menanyakan ke diler," kata Bansar. Masukan dari konsumen dan diler tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan Toyota dalam melihat peluang produk elektrifikasi baru di Indonesia. Pasalnya, keberhasilan produk di China belum tentu dapat diterapkan begitu saja di pasar Indonesia. Perseroan tetap perlu mempertimbangkan karakteristik konsumen, kebutuhan, kondisi infrastruktur, sampai kesiapan pasar. Toyota bZ3X SUV listrik hasil kolaborasi dengan GAC Toyota bZ3X merupakan SUV listrik yang dikembangkan melalui kolaborasi Toyota dengan GAC untuk pasar China. Model ini menarik perhatian karena ditawarkan dengan harga relatif terjangkau. Saat pertama kali diluncurkan, bZ3X dibanderol mulai 109.800 yuan atau sekitar Rp 246 jutaan. Mobil tersebut juga mendapat respons kuat di pasar China dengan penjualan lebih dari 10.000 unit hanya dalam satu jam setelah peluncuran. Dari sisi dimensi, bZ3X memiliki panjang 4.600 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.645 mm, serta jarak sumbu roda 2.765 mm. Kabin bZ3X mengusung desain minimalis dengan layar hiburan berukuran 14,6 inci dan panel instrumen 8,8 inci. Sejumlah fitur yang tersedia antara lain pengisian daya nirkabel, ambient light 32 warna, tujuh airbag, serta sistem audio Yamaha dengan 11 speaker. GAC Toyota bZ3X Untuk sumber tenaga, bZ3X menggunakan motor listrik berdaya maksimum 150 kW atau sekitar 201 hp yang dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 50,03 kWh. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT), bZ3X tersedia dengan pilihan jarak tempuh 430 km, 520 km, dan 620 km berdasarkan metode pengujian CLTC.