Salah satu pertanyaan yang kerap muncul dari calon pengguna mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) adalah apakah bensin di dalam tangki bisa menjadi basi. Pasalnya, mobil seperti BYD M6 DM mampu digunakan dalam mode listrik untuk sebagian besar perjalanan harian sehingga mesin bensin jarang dihidupkan. Menanggapi hal tersebut, Head of Product PT BYD Motor Indonesia Bobby Bharata mengatakan, istilah bensin basi sebenarnya lebih berkaitan dengan proses oksidasi akibat bahan bakar yang terlalu lama mengendap. Ilustrasi booth BYD di GIIAS 2026 Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan korosi apabila kendaraan benar-benar didiamkan dalam waktu lama tanpa pernah digunakan. Bensin Tidak Basi jika Mobil Rutin Dipakai Bobby menjelaskan, risiko bensin mengalami penurunan kualitas relatif kecil apabila kendaraan tetap digunakan secara rutin. "Sebetulnya pemahaman dari bensin basi itu lebih ke oksidasi. Itu terjadi ketika bahan bakar memang lama mengendap. Kalau mobilnya dinamis atau dipakai terus, sebenarnya tidak akan terjadi karena permukaan bensin di dalam tangki terus bergoyang," ujar Bobby di ICE BSD, Tangerang (5/8/2026). Ilustrasi suasana booth BYD di GIIAS 2026 Meski demikian, ia tetap menyarankan pemilik BYD M6 DM sesekali menghidupkan mesin bensin agar bahan bakar terus bersirkulasi dan tidak terlalu lama tersimpan di dalam tangki. "Sesekali dalam satu waktu mesin perlu dinyalakan. Tujuannya agar sisa bahan bakar tetap terpakai dan menghindari hal-hal yang berkaitan dengan kualitas bensin," katanya. Menurut Bobby, kebiasaan tersebut juga berlaku pada mobil bermesin bensin konvensional yang jarang digunakan dalam waktu lama. BYD M6 DM di GIIAS 2026 Mobil PHEV Prioritaskan Mode Listrik Sementara itu, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, filosofi utama teknologi PHEV BYD adalah mengutamakan penggunaan tenaga listrik, sedangkan mesin bensin berfungsi sebagai pendukung ketika dibutuhkan. "Pada intinya secara filosofi PHEV bekerja sekitar 85 persen menggunakan tenaga listrik, sedangkan sisanya didukung mesin bensin. Jadi electrification first," ujar Luther. Karena itu, BYD merekomendasikan pemilik M6 DM memaksimalkan penggunaan baterai terlebih dahulu sebelum mengandalkan mesin bensin. BYD jelaskan soal platform BYD M6 DM di GIIAS 2026 Menurut Luther, pendekatan tersebut juga sejalan dengan tujuan utama konsumen membeli mobil PHEV, yakni menekan biaya operasional. "Saya yakin salah satu motif pembeli BYD adalah bagaimana bisa menghemat BBM seoptimal mungkin. Kita tahu biaya menggunakan listrik jauh lebih rendah dibandingkan harga bahan bakar," kata Luther.