Salah satu kekhawatiran calon konsumen mobil listrik maupun plug-in hybrid (PHEV), yaitu biaya penggantian baterai yang dinilai mahal. Menjawab kekhawatiran tersebut, PT BYD Motor Indonesia memastikan telah menyiapkan dukungan layanan purnajual, mulai dari garansi baterai hingga perlindungan asuransi. Layanan tersebut berlaku untuk lini kendaraan elektrifikasi BYD, termasuk BYD M6 EV dan BYD M6 DM. Menurut perusahaan, pelanggan tidak perlu khawatir apabila terjadi kerusakan baterai yang disebabkan oleh kegagalan produk karena sudah ditanggung melalui garansi. BYD M6 DM di GIIAS 2026 Garansi Baterai hingga 8 Tahun Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan, salah satu keunggulan kendaraan listrik dan PHEV adalah minimnya perawatan pada komponen utama, termasuk baterai. "Jadi artinya sebetulnya menggunakan baik EV dan DM ini salah satu keunggulannya sebenarnya harusnya tidak terlalu memungkinkan lagi dari sisi maintenance yang bersifat komponen utama seperti baterainya,” ujar Luther di Tangerang (5/8/2026). BYD M6 DM di GIIAS 2026 “BYD telah menggaransi baterainya up to 8 tahun atau sampai 160.000 km. Artinya kondisi apapun yang bersifat kegagalan di sisi produk kalau terjadi itu dipastikan tidak akan membuat customer melakukan atau harus terbebani dengan biaya baterai,” kata dia. Selain garansi, BYD juga menyebut perlindungan asuransi menjadi lapisan keamanan tambahan bagi pemilik kendaraan. Menurut Luther, banyak lembaga pembiayaan yang bekerja sama dengan BYD telah memberikan perlindungan terhadap baterai, baik untuk kejadian akibat kegagalan produk maupun kerusakan yang masih masuk dalam cakupan polis asuransi. Peresmian diler BYD Harmony Kuningan Belum Ada Konsumen Ganti Baterai Mandiri BYD mengeklaim hingga dua tahun kehadirannya di Indonesia belum pernah menemukan kasus konsumen yang harus membeli baterai baru secara mandiri akibat kerusakan pada kendaraan yang dimiliki. "Banyak financial institution yang bekerja sama dengan BYD saat ini dan hampir seluruhnya telah meng-cover keseluruhan termasuk baterai untuk kejadian yang sifatnya baik dari sisi produk kalau terjadi atau kesalahan customer,” kata Luther. BYD M6 EV CKD “Kenapa kita tidak perlu harus khawatir, karena kami sampaikan dalam dua tahun perjalanan BYD sampai pada hari ini. sekali pun kami belum pernah melakukan atau adanya orang ingin membeli baterai, dalam konteksnya itu mengganti kerusakan atas kepemilikan kendaraannya secara mandiri,” ucap dia. Menurut BYD, keberadaan garansi baterai hingga delapan tahun atau 160.000 kilometer serta dukungan asuransi diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan elektrifikasi.