Honda Super One dan BYD Atto 1 sama-sama bermain di segmen mobil listrik ringkas. Namun, kedua model ini sebenarnya membawa pendekatan yang berbeda. Sebelum membandingkan keduanya, perlu dicatat bahwa secara harga Honda Super One memang berada di kelas yang berbeda. Honda memasarkan mobil listrik mungil ini di kisaran Rp 400 jutaan, sementara BYD Atto 1 bermain di kelas Rp 200 jutaan. Artinya, Honda Super One memang bukan hadir untuk bertarung dari sisi harga. Honda mengklaim mobil ini ditujukan bagi konsumen yang mencari sensasi berkendara khas Honda, terutama dari sisi performa dan pengalaman mengemudi. Sementara BYD Atto 1 lebih mengedepankan nilai praktis, fitur lengkap, serta harga yang lebih terjangkau untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Lantas, apa saja perbedaan keduanya? PT Honda Prospect Motor (HPM) akan memperkenalkan mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) terbaru, Honda Super One, pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Desain, Honda Super One Lebih Sporty Dari sisi tampilan, Honda Super One tampil dengan karakter yang berbeda dibanding mobil listrik mungil Honda lainnya. Mobil ini memiliki desain yang lebih sporty dengan penggunaan fender yang dibuat lebih mengembung, ban berprofil lebar, serta postur bodi yang terlihat lebih rendah. Kesan agresif tersebut membuat Super One terasa seperti mobil kecil dengan DNA performa. Sementara itu, BYD Atto 1 mengusung desain hatchback kompak dengan nuansa modern khas kendaraan listrik masa kini. Bagian depan Atto 1 terlihat futuristis berkat penggunaan lampu utama LED dengan desain menyipit serta Daytime Running Light (DRL). Kesan sporty juga hadir melalui spoiler belakang yang membuat tampilannya lebih dinamis. Jika Honda Super One lebih menonjolkan karakter pengemudi, maka BYD Atto 1 tampil sebagai mobil listrik perkotaan yang modern dan mudah diterima banyak konsumen. BYD Atto 1 di GIIAS 2026 Performa, Honda Super One Lebih Bertenaga Untuk urusan tenaga, Honda Super One memiliki keunggulan di atas kertas. Mobil listrik Honda ini dibekali motor listrik dengan tenaga 93 Hp atau sekitar 70 kW dan torsi maksimum 162 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan. Honda Super One menggunakan platform yang disebut masih memiliki basis serupa dengan Honda N-ONE e: yang dipasarkan di Jepang. Namun dimensinya dibuat lebih besar sehingga tidak lagi masuk kategori kei car. Honda memang belum mengungkap kapasitas baterai secara resmi. Namun, berdasarkan kemampuan pengisian cepat DC dari 20 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit, kapasitas baterainya diperkirakan berada di angka 29,6 kWh.