Pabrikan otomotif asal China, BYD, baru saja melakukan penyegaran pada model Denza Z9 GT. Mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) tersebut diklaim memiliki jarak tempuh terpanjang di dunia, yakni hingga 1.036 Km berdasarkan standar CLTC. Dikutip dari Carnewschina, Jumat (27/2/2026), pencapaian tersebut berkat penggunaan baterai Blade berkapasitas 122,496 kWh. Dengan pembaruan ini, BYD kembali memperkuat posisinya dalam persaingan kendaraan listrik dengan jarak tempuh tinggi. Denza Z9 GT terbaru tetap ditawarkan dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni BEV dan plug-in hybrid (PHEV). Denza Z9 GT Pada versi BEV, konsumen dapat memilih konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) maupun penggerak semua roda (AWD). Mobil ini tersedia dengan dua opsi baterai, 102,33 kWh dan 122,496 kWh, yang menghasilkan lima pilihan jarak tempuh CLTC, mulai dari 820 Km hingga 1.036 Km. Varian RWD terbaru menggunakan motor listrik bertenaga 370 kW atau setara 496 hp, dengan kecepatan maksimum 240 Km per jam. Sementara varian AWD mengombinasikan satu motor listrik depan 230 kW dan dua motor belakang masing-masing 310 kW, menghasilkan total tenaga 850 kW atau sekitar 1.140 hp. Tenaga tersebut meningkat 140 kW dibanding sebelumnya, dengan kecepatan maksimum mencapai 270 Km per jam. Untuk varian PHEV, Denza Z9 GT dibekali baterai 63,82 kWh, hampir dua kali lebih besar dari model sebelumnya. Baterai tersebut memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga 400 km berdasarkan standar CLTC. Denza Z9 GT Unjuk Gigi Dalam Ajang IIMS 2025, di Jiexpo, Kemayoran. Sistem penggerak PHEV menggabungkan mesin bensin 2.0 liter turbo dengan tiga motor listrik. Mesin menghasilkan tenaga 152 kW atau 204 hp, sedangkan gabungan tiga motor listrik mencapai 640 kW atau 858 hp. Kecepatan maksimum versi ini diklaim mencapai 230 km per jam. Dari sisi dimensi, model terbaru masih mempertahankan ukuran sebelumnya, dengan panjang sekitar 5.195 mm, lebar 1.990 mm, tinggi hingga 1.500 mm, serta jarak sumbu roda 3.125 mm. Masuk ke kabin, Denza Z9 GT tetap mengusung tata letak simetris dengan layar tengah berukuran 17,3 inci serta dua layar 13,2 inci beresolusi 2.5K. Sistem infotainment mendukung konektivitas hingga sepuluh layar sekaligus dan perintah suara, didukung chip kokpit pintar DiLink berbasis 4 nm. Untuk fitur keselamatan dan bantuan berkendara, mobil ini sudah dibekali sistem DiPilot 300 “God’s Eye” B 5.0 sebagai standar, yang menghadirkan kemampuan bantuan mengemudi tingkat lanjut. Denza Z9 di Indonesia Denza Z9 GT sempat mencuri perhatian publik saat tampil di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung pada bulan Februari. Selang lima bulan, mobil listrik Denza tersebut kembali hadir, dipamerkan di diler resmi Denza yang berlokasi di Pluit, Jakarta Utara. Bagi yang berminat menjadi pemilik pertama Denza Z9 GT, beberapa diler sudah membuka pemesanan. Booking dilakukan dengan membayar Rp 50 juta. Adapun, untuk estimasi harganya Rp 1 miliar sampai Rp 1,3 miliar. Kendati demikian, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan bahwa kemunculan Z9 GT saat ini masih sebatas pameran. Belum ada konfirmasi terkait waktu resmi peluncuran Denza Z9 GT di Indonesia. “Z9 GT memiliki keunggulan dari sisi produk, teknologi, dan fitur-fitur yang memungkinkan mobil ini tampil dalam berbagai atraksi atau kondisi seperti yang tadi. Nah, pesan itu yang ingin kami sampaikan dulu,” ujar Luther, beberapa waktu lalu saat ditemui di Jakarta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang