Mengemudi saat menjalani ibadah puasa membutuhkan perhatian lebih karena kondisi tubuh tidak seprima hari biasa. Kurangnya asupan makanan dan cairan bisa membuat pengemudi lebih cepat lelah sehingga berisiko menurunkan konsentrasi di jalan. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu mengatakan, pengemudi sebaiknya memperhatikan waktu istirahat selama perjalanan. Kondisi truk yang ringsek berat pada bagian depan usai tabrak truk tronton yang mogok di pinggir Jalur Pantura Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Minggu (11/1/2026). Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan jeda berkendara secara berkala. Menurut Jusri, tanda-tanda kelelahan biasanya mulai muncul setelah dua jam berkendara. Karena itu, pengemudi disarankan berhenti sejenak sebelum kondisi tubuh benar-benar lelah. “Untuk break pertama, karena dia masih segar, maka break pertama itu bisa sekitar 15–20 menit. Tetapi tidak perlu melakukan power nap, yang dia lakukan adalah peregangan,” kata Jusri kepada Kompas.com, Kamis (5/3/2026). Jusri menambahkan, pengemudi sebaiknya keluar dari kendaraan saat beristirahat untuk melakukan peregangan sekaligus memeriksa kondisi mobil. Cara ini membantu tubuh kembali segar sebelum melanjutkan perjalanan. Setelah itu, pengemudi dapat kembali melanjutkan perjalanan dan disarankan berhenti lagi setiap 1,5 jam hingga dua jam. Pada jeda kedua inilah power nap atau tidur singkat dianjurkan untuk memulihkan stamina. “Pasca istirahat kedua ini dia melakukan power nap, karena istirahat yang paling sempurna, yang paling tepat, tidak ada yang bisa mengalahkan dia adalah tidur,” kata Jusri. Power nap bisa dilakukan dalam lima menit sampai setengah jam. Pastikan memilih tempat istirahat yang nyaman, bisa di dalam mobil atau cari area yang bisa untuk selonjoran. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang