Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di Depok tetap digelar selama bulan Ramadhan 2026. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas ibadah dan perputaran ekonomi masyarakat. Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan, pemerintah tidak berwenang membatasi masyarakat yang mencari nafkah, termasuk pelaku UMKM dan pedagang yang biasa berjualan saat CFD. Menurut dia, kegiatan tersebut justru diharapkan tetap menggerakkan ekonomi warga. Situasi CFD Depok. “CFD tetap berjalan selama Ramadhan. Pemerintah tidak boleh membatasi orang yang berjualan. Justru kita ingin ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Depok, Sabtu (21/2/2026). Pelaksanaan CFD berlangsung di dua titik utama, yakni Jalan Margonda Raya serta Boulevard Grand Depok City (Jalan Citayam–KSU). Selama kegiatan, kedua ruas jalan ditutup sementara untuk kendaraan bermotor mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Penutupan jalan ini memberi ruang bagi masyarakat untuk berjalan kaki, bersepeda, jogging, hingga berolahraga bersama keluarga. Selain aktivitas fisik, CFD juga menjadi ruang interaksi sosial warga di area publik terbuka. Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan Kota Depok menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi. Kendaraan roda dua dialihkan melalui Jalan Rawageni dan Jalan Dipo, sedangkan kendaraan roda empat diarahkan melewati Jalan Siliwangi atau kawasan GDC menuju akses tol. Petugas juga menyiapkan rute alternatif bagi pengendara dari arah Sawangan, Citayam, Kartini, maupun Universitas Indonesia menuju kawasan Margonda dan Juanda. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang