- Menempuh perjalanan jauh saat mudik Lebaran menggunakan mobil listrikl tentu membutuhkan persiapan matang. Terlebih saat mobil berhadapan dengan kemacetan dan waktu tempuh yang panjang. Melihat kebutuhan tersebut, JAECOO membagikan sejumlah panduan agar perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik tetap nyaman, aman, dan efisien. Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, menjelaskan bahwa JAECOO J5 EV dirancang untuk mendukung mobilitas pengguna, termasuk untuk perjalanan jarak jauh seperti mudik. Menurutnya, para pengguna menyoroti beberapa keunggulan kendaraan tersebut, seperti kemampuan fast charging, ruang kabin yang luas, serta adanya front trunk yang memudahkan penyimpanan barang basah atau berbau tanpa mengganggu kenyamanan di dalam kabin. Namun, Jim Ma menekankan bahwa memiliki kendaraan dengan spesifikasi mumpuni saja tidak cukup. Persiapan perjalanan dan kebiasaan berkendara yang tepat tetap menjadi faktor penting untuk menjaga performa kendaraan listrik tetap optimal, sekaligus mempertahankan kondisi baterai selama perjalanan panjang. Ia juga mengingatkan pengemudi untuk melakukan pengecekan kendaraan sebelum memulai perjalanan mudik. Pemeriksaan mandiri dapat dilakukan pada beberapa komponen penting, seperti tekanan ban, sistem kelistrikan, serta cairan pendingin atau coolant. Selain itu, pemudik juga disarankan memastikan perlengkapan darurat tersedia di dalam kendaraan, mulai dari kotak P3K, segitiga pengaman, hingga alat pemadam api ringan (APAR). Selain itu, untuk menjaga kesehatan baterai, disarankan melakukan pengisian daya sebelum kapasitas baterai turun hingga di bawah 20 persen. Penggunaan metode AC charging saat kendaraan diparkir dalam waktu lama di rumah atau di tempat tujuan juga dapat membantu menjaga usia pakai baterai dalam jangka panjang. Gaya berkendara juga turut memengaruhi efisiensi energi kendaraan listrik. Pengemudi dapat memanfaatkan fitur regenerative braking yang tersedia pada JAECOO J5 EV. Fitur ini memungkinkan kendaraan menangkap kembali energi saat proses pengereman. Pengaturan mode High dapat digunakan saat kondisi lalu lintas padat atau di jalan menurun, sementara mode Low lebih cocok digunakan ketika lalu lintas lancar atau saat melintasi tanjakan. Untuk perjalanan jarak jauh, pengemudi juga dapat memaksimalkan fitur bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control (ACC) dan Traffic Jam Assist (TJA). Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu mengurangi kelelahan pengemudi saat berkendara dalam waktu lama atau menempuh perjalanan ratusan kilometer. Selain itu, kendaraan ini juga dilengkapi fitur Easy Move Mode yang dapat memudahkan pengemudi saat melakukan parkir paralel. Dengan fitur tersebut, kendaraan dapat didorong dengan lebih mudah ketika diperlukan, sehingga mempermudah manuver di area parkir yang sempit.