Jaecoo menghadirkan J8 SHS-P Ardis sebagai SUV hybrid yang tidak hanya mengedepankan performa tinggi, tetapi juga efisiensi biaya operasional harian. Mobil ini dibekali mesin 1.500 cc turbo DHT yang dipadukan dengan teknologi Super Hybrid System (SHS) alis sistem plug in hybrid (PHEV). Head of Product Jaecoo Indonesia, Ryan Ferdiean Tirto, mengatakan salah satu keunggulan utama J8 SHS-P Ardis terletak pada kombinasi performa dan efisiensi energi yang ditawarkan. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis “Jadi baterainya 34,46 kWh, mesin 1.500 cc turbo DHT. Motor listrik pada mobil ini ada tiga, dua di depan dan satu di belakang, sehingga mobil sangat bertenaga. Mode full EV-nya bisa menempuh jarak 180 kilometer,” kata Ryan di Jakarta, Kamis (21/5/2026). Di atas kertas J8 SHS-P Ardis mampu menghasilkan tenaga hingga 530 tk dan torsi puncak 650 Nm. Aselerasi dari nol hingga 100 kpj bisa ditembus dalam waktu 5,2 detik. Menariknya, meski memiliki performa yang cukup besar dan sistem penggerak AWD pintar, biaya penggunaan harian mobil ini diklaim tetap efisien. Ryan menjelaskan, dengan asumsi harga listrik Rp 1.700 per kWh dan bensin RON 92 sebesar Rp 12.300 per liter, biaya operasional rata-rata mobil ini hanya sekitar Rp 400 per kilometer. Test drive Jaecoo J8 SHS Ardis Artinya, apabila digunakan untuk perjalanan rata-rata 50 kilometer per hari, biaya energi yang dibutuhkan diperkirakan hanya sekitar Rp 20.000 per hari. “Dengan semua kelebihan ini, biaya operasionalnya jika digunakan sehari sejauh 50 kilometer kurang lebih hanya Rp 20.000," ujarnya. "Jadi mobil mendapatkan feeling premium yang lengkap karena punya AWD pintar, tetapi tetap memiliki running cost yang hemat,” kata Ryan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang