Jaecoo berupaya menjaga distribusi Jaecoo J5 EV agar waktu tunggu konsumen tidak terlalu lama. Langkah ini dilakukan seiring tingginya permintaan J5 di pasar Indonesia. Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Mohamad Ilham Pratama, mengatakan, saat ini waktu tunggu atau inden J5 rata-rata sekitar satu bulan, khususnya untuk wilayah Jawa dan Jabodetabek. "Untuk waktu tunggu satu bulan," kata Ilham di Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026). Jaecoo J5 EV Menurut Ilham, durasi pengiriman dapat berbeda tergantung wilayah distribusi kendaraan. Konsumen di luar Pulau Jawa membutuhkan waktu tambahan karena proses pengapalan unit. "Untuk waktu tunggu itu tergantung, kalau misalkan untuk area Jabodetabek dan Jawa itu bisa satu bulan. Tapi mungkin kalau untuk di luar Jawa ada waktu tambah karena ada pengapalan. Misalkan suplai ke Sumatera, Kalimantan, Denpasar seperti itu. Tambah beberapa hari dari yang normal," ujarnya. Ilham menjelaskan, Jaecoo saat ini terus berupaya menjaga suplai kendaraan agar antrean inden tidak semakin panjang. Jaecoo J5 EV 13.000 Unit Ilham mengatakan Jaecoo mengklaim telah mengirim lebih dari 13.000 unit J5 hingga akhir April 2026. Pihaknya juga tengah mengejar distribusi tambahan agar total pengiriman bertambah. "Kalau kemarin sudah delivery 13.000 (unit) akhir April. Sudah. Sekarang kita lagi ngejar hingga angka di atas 15.000 (unit) total," ujar Ilham. "Artinya kami ingin menjaga konsistensi per bulan di angka yang kita jual. Di atas 2.000 unit. 3.000 (unit) kan kemarin. Kita ingin tambah terus di situ," kata Ilham. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang