JAKARTA, KOMPAS.com - Pengemudi yang melakukan mudik Lebaran disarankan memanfaatkan waktu istirahat dengan tidur singkat atau power nap. Cara ini bisa membantu memulihkan konsentrasi sebelum kembali melanjutkan perjalanan. Training Director The Real Driving Center Marcell Kurniawan mengatakan, power nap sebaiknya dilakukan dalam waktu singkat agar tubuh tidak terasa pusing saat bangun. “Power nap itu 10 menit sampai 15 menit. Lebih dari itu bangunnya bisa pusing,” kata Marcell kepada Kompas.com, Minggu (8/3/2026). Ilustrasi power nap atau tidur singkat di dalam mobil saat berhenti di rest area Menurut dia, tidur singkat cukup untuk membantu tubuh memulihkan energi tanpa membuat tubuh masuk ke fase tidur yang lebih dalam. Jika terlalu lama, tubuh justru bisa terasa tidak nyaman setelah terbangun. Founder Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menjelaskan, tidur lebih dari 45 menit bisa membuat seseorang masuk ke fase deep sleep. Kondisi ini membuat tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali segar. “45 menit ke atas sudah parah. Anda sudah masuk ke deep sleep,” kata Jusri kepada Kompas.com. Ia menambahkan, ketika seseorang terbangun secara tiba-tiba dari fase tersebut, tubuh bisa terasa tidak nyaman. “Begitu bangun, badannya tidak enak. Metabolisme tubuh tidak enak, jadi sensitif, gampang naik darah,” ujar Jusri. Karena itu, pengemudi yang lelah saat mudik disarankan berhenti di tempat istirahat yang aman untuk melakukan power nap singkat. Cara ini dapat membantu menjaga fokus berkendara tanpa membuat tubuh terasa lemas saat kembali melanjutkan perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang