BYD Atto 3 jadi sorotan usai dihantam rudal balistik dari jarak dekat di Yerusalem. Begini kondisinya.Insiden yang menimpa BYD Atto 3 atau di Yerusalem dikenal dengan nama BYD Yuan Plus jadi sorotan dunia. Sebab, meski dihantam rudal balistik dari jarak dekat, mobil tak sepenuhnya hancur. Diberitakan Car News China, struktur mobil terlihat masih utuh. Sistem baterainya juga tak menunjukkan tanda-tanda akan terbakar. Layanan darurat lokal, Magen David Adom, mengkonfirmasi bahwa mobil itu diisi oleh lima orang saat ada dihantam rudal balistik. Akibat serangan itu, pengemudi mengalami luka sedang dan empat penumpang lainnya menderita luka ringan. Dari foto di lokasi kejadian, lampu hazard mobil terlihat masih menyala. Pintu mobil terlihat sudah penyok-penyok namun tetap berada pada posisinya. Ban mobil dan velg juga tampak masih ada di tempatnya. Sayang, bagian depan mobil tak terlihat jelas.Kendati demikian, seorang analis militer menyebut bahwa BYD Atto 3 tersebut tampaknya tak mendapat 'serangan langsung' dari rudal balistik. Sebab, bila terkena langsung maka kendaraan sudah pasti hancur. Analis militer itu juga menyebut, BYD Atto 3 itu hanya terpapar kombinasi gelombang kejut bertekanan tinggi, pecahan peluru, dan radiasi panas yang intens.General Manager Divisi Penjualan Dynasty BYD Lu Tian menanggapi insiden yang viral di media sosial tersebut."Keamanan adalah kemewahan sejati," katanya.Atto 3 sudah mendapatkan lima bintang dalam pengujian Euro NCAP dan ANCAP dengan skor 91 persen untuk perlindungan penumpang dewasa. Di Israel, Atto 3 merupakan mobil listrik terlaris pada tahun 2024 dan 2025. Salah satu faktornya adalah reputasi merek untuk durabilitas model tersebut.Sejatinya ini bukan kali pertama mobil 'selamat' dari hantaman rudal. Sebelumnya pada Juni 2025, Xpeng G6 yang terkena puing-puing rudal di Israel masih tetap utuh. Hanya bagian depan mobil hancur, sementara bagian kabin dan keseluruhan mobil tetap utuh.