Peta persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia kembali memanas. Setelah era Battery Electric Vehicle (BEV) murni membanjiri pasar, kini giliran teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang unjuk gigi sebagai solusi bebas cemas (range anxiety) bagi masyarakat yang gemar melakukan perjalanan jauh. Dua raksasa otomotif asal China, BYD dan Geely, langsung berhadapan secara diametral. BYD M6 DM Classic BYD resmi menggebrak pasar keluarga lewat medium MPV terbarunya, BYD M6 DM (Dual Mode). Sementara itu, Geely yang baru saja menandai debutnya kembali di Tanah Air, langsung menantang lewat medium SUV gagah, Geely Starray EM-i (E-Motive intelligence). Sama-sama mengusung teknologi hibrida colok yang mutakhir, manakah yang lebih memikat untuk dipinang? Berikut komparasi mendalam kedua penantang baru ini. Desain Eksterior Pendekatan visual kedua mobil ini benar-benar mencerminkan segmentasinya yang berbeda. Geely Starray EM-i BYD M6 DM mempertahankan garis desain sebuah MPV keluarga sejati yang elegan dan fungsional. Wajah depannya mengadopsi bahasa desain Dragon Face khas BYD, dengan lampu utama LED yang sipit dan aksen krom dominan yang memberikan kesan mapan sekaligus membumi. BYD M6 DM Classic Garis bodinya mengalir halus, berorientasi pada aerodinamika demi efisiensi berkendara. Sementara itu, Geely Starray EM-i tampil sebagai SUV modern yang berani dan radikal. Guratan bodinya dipenuhi garis-garis tajam nan tegas. Geely Starray EM-i di GJAW 2025. Area fascia depan didominasi oleh grille berukuran besar yang menyatu dengan lampu DRL LED melintang yang sangat futuristik. Bagian buritan juga tak kalah intimidatif dengan lampu rem berbentuk vertikal menyerupai panah yang menegaskan aura sporty. Interior dan Konfigurasi Penumpang Masuk ke dalam kabin, fungsionalitas dan kenyamanan menjadi menu utama. BYD M6 DM Classic Di sinilah letak perbedaan paling krusial bagi calon konsumen. BYD M6 DM: Hadir sebagai MPV murni dengan konfigurasi 3 baris kursi (6-seater atau 7-seater). Layout ini menjadikannya pilihan paling rasional bagi konsumen Indonesia yang mengutamakan kapasitas angkut keluarga besar. Kualitas dasbor dibuat rapi dengan material soft touch yang dipadukan dengan konsol tengah yang ergonomis. Geely Starray EM-i Geely Starray EM-i: Berdiri sebagai medium SUV dengan konfigurasi 2 baris kursi (5-seater). Kendati kapasitas penumpangnya lebih sedikit, Starray menebusnya dengan menyajikan ruang kaki (legroom) baris kedua yang luar biasa lapang. Joknya mengadopsi struktur 8-layers marshmallow-like seats yang sangat empuk layaknya sofa premium, memberikan kenyamanan personal yang maksimal. Fitur Unggulan Kedua pabrikan tidak pelit dalam membenamkan teknologi digital pada area kokpit. BYD M6 DM mengandalkan ciri khasnya, yaitu layar head unit berukuran 12,8 inci yang bisa diputar (rotating touchscreen) secara elektrik menjadi mode landscape atau portrait, didukung konektivitas modern dan sistem keselamatan aktif Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) yang komprehensif. Geely Starray EM-i melangkah lebih jauh di sektor hiburan. SUV ini dilengkapi dengan layar sentuh vertikal raksasa berukuran 15,4 inci HD yang ditenagai oleh sistem operasi canggih. Pengalaman berkendara semakin dramatis berkat kehadiran sistem audio Flyme Sound berkekuatan 1.000W dengan total 16 pengeras suara, termasuk headrest speaker yang terintegrasi di sandaran kepala pengemudi. Sektor keselamatan juga disokong oleh paket L2 ADAS dengan 14 fungsi cerdas. Performa Mesin Mengintip di balik kap mesinnya, kedua mobil ini menerapkan racikan teknologi hibrida generasi terbaru yang berorientasi pada efisiensi termal tinggi. BYD M6 DM mengusung teknologi DM (Dual Mode) generasi ke-5 (DM 5.0). Jantung mekanisnya memadukan mesin bensin 1.500 cc 4-silinder naturally aspirated (Atkinson Cycle) bertenaga 75 kW dengan motor listrik EHS. Sistem ini menghasilkan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu sekitar 9,1 detik. Karakter penyaluran tenaganya dirancang sangat halus, khas mobil keluarga yang mengutamakan kenyamanan berkendara (ride quality). Pada kubu lawan, Geely Starray EM-i menawarkan performa yang lebih mengentak. Mengandalkan mesin 1.500 cc 4-silinder NA yang dikawinkan dengan motor listrik berkekuatan besar, kombinasi sistem EM-i ini mampu menyemburkan tenaga komprehensif hingga 312 dk dan torsi masif 387 Nm. Catatan waktu akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam waktu 7,8 detik saja. Kendati bertenaga buas, penyaluran dayanya diklaim tetap bertahap (gradual) guna menjaga kenyamanan di dalam kabin. Kapasitas Baterai dan Jarak Tempuh Sebagai kendaraan PHEV, kemampuan melaju dengan mode listrik murni (Pure EV Mode) serta total jarak tempuh gabungan menjadi parameter yang sangat krusial. Sebagai kendaraan PHEV, kemampuan melaju dengan mode listrik murni (Pure EV Mode) serta total jarak tempuh gabungan menjadi parameter yang sangat krusial bagi kedua model ini. Lihat spesifikasi di atas kertas, BYD M6 DM dibekali dengan baterai andalannya, Blade Battery berjenis LFP, dengan kapasitas 18,3 kWh yang mampu menempuh jarak listrik murni antara 100 hingga 105 kilometer. Sementara itu, Geely Starray EM-i menempel ketat dengan baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas sedikit lebih besar, yakni 18,4 kWh, yang juga diklaim sanggup menjelajah hingga 105 kilometer berdasarkan siklus NEDC. Menariknya, saat baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, BYD M6 DM menawarkan total jarak tempuh gabungan yang sangat fantastis, mencapai lebih dari 1.600 kilometer hingga 1.800 kilometer dengan klaim konsumsi BBM maksimal hingga 65 kilometer per liter. Pada sisi lain, Geely Starray EM-i menjanjikan total jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 kilometer, namun mencatatkan efisiensi yang lebih dramatis dengan klaim konsumsi bahan bakar maksimal hingga 83 kilometer per liter mengacu pada siklus NEDC. Sebagai catatan tambahan, BYD M6 DM juga menyediakan varian termurah bernama Classic dengan baterai lebih kecil, yakni 7,4 kWh, yang sanggup menempuh jarak EV murni sejauh 40 kilometer namun tanpa dukungan pengisian daya cepat (fast charging). Kesimpulan BYD M6 DM dan Geely Starray EM-i membuktikan bahwa teknologi PHEV asal China kini telah mencapai level yang sangat matang. Keduanya menawarkan efisiensi bahan bakar yang luar biasa dramatis jika dibandingkan dengan mobil bermesin konvensional (Internal Combustion Engine). Jika Anda adalah seorang kepala keluarga yang membutuhkan kabin lapang dengan kapasitas angkut hingga 7 penumpang, kepraktisan harian, serta kenyamanan suspensi yang ramah untuk anak-anak, maka BYD M6 DM adalah jawaban yang paling rasional. Namun, jika Anda lebih mencari sebuah kendaraan dengan penampilan yang menjadi pusat perhatian, performa mesin yang bertenaga, sistem audio yang bagus, serta kenyamanan kabin layaknya sofa berjalan untuk 5 orang penumpang, Geely Starray EM-i yang dibanderol di kisaran Rp 500 jutaan ini menjadi pilihan yang sangat sulit untuk ditolak. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang