PT BYD Motor Indonesia memastikan peresmian fasilitas perakitan kendaraan di Subang, Jawa Barat, akan dilakukan dalam waktu dekat. Perusahaan mengungkapkan pengumuman resmi mengenai pabrik tersebut dijadwalkan paling lambat dalam satu hingga dua bulan ke depan. Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan saat ini perusahaan masih mematangkan persiapan sebelum menggelar acara peresmian yang akan melibatkan pemerintah. Ilustrasi suasana booth BYD di GIIAS 2026 "Sebetulnya kami ingin menunggu kesempatan yang lebih baik untuk menginformasikan,” ujar Luther di Tangerang (29/7/2026). “Tapi tidak lebih dari 1-2 bulan ini secara resmi kami akan umumkan dalam sebuah kegiatan yang sifatnya formal khususnya mengundang pihak pemerintah,” kata dia. Masuk Tahap Akhir BYD Indonesia menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas perakitan kendaraan di Subang kini telah memasuki tahap akhir. Ilustrasi suasana booth BYD di GIIAS 2026 Artinya, pabrik tersebut tinggal menunggu penyelesaian proses akhir sebelum resmi beroperasi. Meski demikian, perusahaan belum mengungkap jadwal dimulainya produksi massal. BYD hanya memastikan model yang akan dirakit secara lokal akan disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pasar Indonesia. BYD M6 di GIIAS 2026 sudah dirakit lokal di Indonesia Strategi tersebut dinilai penting agar kapasitas produksi dapat difokuskan pada model yang memiliki potensi penjualan terbesar di dalam negeri. “Namun ini ada proses dari persiapan termasuk juga pencocokan waktu. Tapi tidak lebih dari 1-2 bulan ini kita akan formalize," ucap Luther. M6 Rakitan Lokal Saat ini BYD memiliki portofolio produk yang cukup lengkap di Indonesia. BYD M6 di GIIAS 2026 sudah dirakit lokal di Indonesia Untuk kendaraan listrik murni (BEV), perusahaan memasarkan Dolphin, Atto 3, Seal, Sealion, M6, M6 DM, dan Atto 1. Director of Operations BYD Indonesia, Nathan Sun, mengatakan, pihaknya mengapresiasi respons positif dari masyarakat atas permintaan mobil listrik BYD. "Hari ini, kami perkenalkan BYD M6 EV yang fully produced secara lokal dan memiliki jarak tempuh sampai 450 kilometer,” ujar Nathan di Tangerang (29/7/2026). “BYD M6 varian standar hadir dengan harga yang tetap yaitu Rp 395 juta. Bersama teknologi EV dan DM-i, keluarga M6 menjadi rekomendasi keluarga Indonesia." kata dia. Langkah tersebut diharapkan membuat MPV listrik ini semakin kompetitif di pasar Indonesia, terlebih setelah mendapat sambutan positif sejak pertama kali diperkenalkan. Menurut BYD, kehadiran M6 rakitan lokal menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumen Indonesia.