Persaingan di segmen SUV listrik nasional semakin memanas sepanjang semester pertama 2026. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan model-model asal China masih mendominasi penjualan, dengan Jaecoo J5 EV tampil sebagai pemimpin pasar. Sepanjang Januari-Juni 2026, Jaecoo J5 EV membukukan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) sebanyak 16.990 unit. Angka tersebut terpaut jauh dari para pesaingnya, sekaligus menegaskan tingginya penerimaan konsumen terhadap SUV listrik kompak tersebut. Posisi kedua ditempati Geely EX2 dengan raihan 6.582 unit. Model ini menjadi salah satu pendatang baru yang langsung memperoleh respons positif berkat banderol harga yang kompetitif di kelasnya. Geely tingkatkan kapasitas produksi EX2 di pabrik Handal di Purwakarta dan percepat pengiriman ke konsumen Sementara itu, BYD Sealion 7 mengisi peringkat ketiga setelah mencatat penjualan 4.156 unit. SUV listrik berukuran menengah tersebut terus menjadi salah satu tulang punggung BYD di pasar Indonesia. Dominasi Merek China Dominasi merek asal China terlihat jelas pada daftar penjualan semester pertama tahun ini. Dari delapan model yang berhasil masuk daftar, tujuh di antaranya berasal dari pabrikan China. Aion V menempati posisi keempat dengan 1.608 unit, hanya unggul tipis atas Geely EX5 yang mencatat 1.587 unit. BYD Sealion 7 di IIMS 2026 Selanjutnya, VinFast VF 3 membukukan wholesales 1.355 unit. Meski berasal dari Vietnam, model ini mampu bersaing di tengah gempuran SUV listrik asal China. Chery J6T berada di posisi berikutnya dengan 860 unit, sedangkan Hyundai All New Kona EV menjadi satu-satunya wakil Korea Selatan dalam daftar dengan capaian 652 unit. Penyerahan unit Aion V Rapor Penjualan Wholesales SUV Listrik Januari-Juni 2026: Jaecoo J5 EV: 16.990 unit Geely EX2: 6.582 unit BYD Sealion 7: 4.156 unit Aion V: 1.608 unit Geely EX5: 1.587 unit VinFast VF 3: 1.355 unit Chery J6T: 860 unit Hyundai All New Kona EV: 652 unit