Geely Galaxy resmi diperkenalkan sistem penggerak listrik pintar terbaru bernama Thunder. Sistem penggerak ini diklaim menjadi salah satu teknologi paling terintegrasi di industri kendaraan listrik saat ini. Dikutip dari Carnewschina.com, Jumat (17/7/2026), sistem tersebut dikembangkan oleh InfiMotion, anak perusahaan Geely Holding Group. Pabrikan asal China itu menyebut Thunder memiliki efisiensi komprehensif hingga 93,8 persen, yang diklaim menjadi rekor untuk sistem penggerak listrik produksi massal. Geely mengeklaim sistem penggerak mobil listrik miliknya yang paling efisien Teknologi ini menggabungkan 16 fungsi dalam satu sistem, terdiri dari 12 komponen perangkat keras, seperti motor listrik, pengontrol motor, reduktor, DC-DC converter, on-board charger (OBC), power distribution unit (PDU), battery management system (BMS), vehicle control unit (VCU), thermal management system (TMS), hingga gateway domain daya. Selain itu, Thunder juga mengintegrasikan empat fungsi perangkat lunak, yaitu manajemen energi pintar, manajemen pengisian daya pintar, kontrol gerak pintar, serta manajemen kesehatan sistem. Integrasi lintas domain tersebut memungkinkan Geely memangkas lebih dari 180 komponen yang sebelumnya dibutuhkan pada sistem konvensional. Hasilnya, kepadatan daya mencapai 11,8 kW/kg atau sekitar 15,8 dk/kg. Geely mengeklaim sistem penggerak mobil listrik miliknya yang paling efisien Bobot lebih ringan, ruang bagasi bertambah Geely menggunakan rumah (housing) berbahan paduan magnesium dengan desain terintegrasi yang menyatukan motor, reduktor, dan dudukan pemasangan. Bobot keseluruhan sistem hanya 75 kilogram, atau sekitar 15 persen lebih ringan dibandingkan sistem sejenis yang saat ini banyak digunakan di industri. Geely mengeklaim sistem penggerak mobil listrik miliknya yang paling efisien Rancangan tersebut juga mampu mengurangi penggunaan kabel tegangan tinggi hingga 30 persen dan kabel tegangan rendah sekitar 15 persen. Tinggi vertikal sistem kurang dari 325 mm, sehingga memberikan tambahan ruang bagasi sekitar 28 liter. Geely mengeklaim sistem penggerak mobil listrik miliknya yang paling efisien Berbasis arsitektur 800 Volt Thunder dibangun menggunakan platform 800 Volt dan dibekali teknologi One-Chip yang mampu memangkas latensi kontrol dari rata-rata 40 milidetik menjadi hanya 2 milidetik. Pengurangan jeda tersebut membuat respons sistem penggerak menjadi lebih cepat. Dalam pengujian di kawasan Danau Qinghai, kendaraan yang menggunakan sistem ini mencatat konsumsi energi 8,2 kWh per 100 kilometer. Meski dilakukan dalam kondisi pengujian tertentu, Geely menyebut konsumsi energi berdasarkan standar CLTC dapat mencapai 10,7 kWh per 100 kilometer. Efisiensi tersebut turut didukung algoritma berbasis artificial intelligence (AI) yang mengoptimalkan kinerja pada suhu rendah maupun kecepatan tinggi. Pada suhu -18 derajat Celcius, sistem mampu menyimpan energi panas setara sekitar 7 kWh, sehingga konsumsi energi untuk pemanas kabin dapat ditekan lebih dari 40 persen. Debut di Geely Galaxy TT Sistem penggerak Thunder pertama kali digunakan pada Geely Galaxy TT, sedan listrik murni yang meluncur bulan ini. Mobil tersebut memiliki dimensi panjang 4.999 mm, lebar 1.919 mm, tinggi 1.479 mm, serta jarak sumbu roda 2.920 mm. Geely Galaxy TT tersedia dalam dua pilihan sistem penggerak. Varian penggerak roda belakang menghasilkan tenaga puncak 245 kW atau sekitar 329 dk. Sementara itu, versi penggerak semua roda (AWD) memiliki tenaga hingga 425 kW atau sekitar 570 dk, dengan kemampuan berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 3,8 detik. Untuk sumber energi, Geely menawarkan tiga pilihan kapasitas baterai, yakni 52,4 kWh, 63,8 kWh, dan 75,2 kWh. Ketiganya diklaim mampu menempuh jarak hingga 540 km, 640 km, 650 km, dan 725 km berdasarkan siklus pengujian CLTC.