Geely Auto Indonesia resmi memperkenalkan Geely Coolray sebagai model baru yang akan bermain di segmen SUV ringkas. Menariknya, peluncuran mobil ini dilakukan saat tren kendaraan elektrifikasi terus berkembang di Indonesia. Geely pun menjelaskan alasan mengapa mereka justru memilih menghadirkan SUV bermesin bensin (ICE) lebih dahulu. Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan bahwa pasar kendaraan bermesin pembakaran dalam masih jauh lebih besar dibandingkan kendaraan listrik. “Kami tetap confidence bahwa bagaimanapun kalau dilihat data market menunjukkan segmen ICE masih tetap lebih besar,” ujar Herlijoso di Mandalika (20/7/2026). Infrastruktur EV Belum Merata Herlijoso menilai konsumen di luar kota-kota besar masih membutuhkan kendaraan yang mudah digunakan tanpa bergantung pada ketersediaan SPKLU. Karena itu, Geely melihat segmen ICE masih memiliki potensi besar dalam beberapa tahun ke depan. “Dan kita tahu penyebaran pasar otomotif di Indonesia sebenarnya sangat lebar, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, bahkan Papua, di mana di beberapa daerah infrastruktur SPKLU masih relatif jarang,” ucap Herlijoso. “Itu sebabnya kenapa ICE ini tetap masih akan menjadi pilihan dan kebutuhan kendaraan harian,” kata Constantinus,” kata dia. Geely Coolray Selain faktor infrastruktur, Geely juga mempertimbangkan karakter pasar otomotif nasional yang sangat beragam. Mobil dengan mesin bensin dinilai lebih fleksibel untuk digunakan di berbagai kondisi jalan dan wilayah. Bidik Pasar SUV B-Segment Alasan lain peluncuran Coolray adalah karena model ini bermain di segmen SUV B-segment, yang saat ini menjadi salah satu pasar terbesar di Indonesia. “Dan kita tahu di Indonesia segmen SUV punya pasar sendiri karena lebih cenderung higher ground clearance, seating position lebih tinggi, dan lebih commanding. Jadi itu salah satu alasan kenapa kita ambilnya ICE SUV dulu,” ujarnya. Untuk pasar Indonesia, Geely Coolray dibekali mesin 1.500 cc turbocharged yang dipadukan dengan transmisi 7-Speed Wet Dual-Clutch Transmission (7DCT). Kombinasi ini menghasilkan tenaga 174 PS dan torsi 290 Nm, angka yang cukup besar untuk ukuran SUV ringkas di kelasnya. Geely sendiri belum mengumumkan harga resmi Coolray. Informasi banderol akan diumumkan pada ajang GIIAS 2026, yang akan menjadi momen penting bagi Geely untuk menunjukkan keseriusannya kembali bermain di pasar otomotif Indonesia.