Segmen mobil listrik kompak di Indonesia diprediksi bakal semakin ramai. Selain kehadiran BYD Atto 1, pasar juga berpotensi kedatangan Chery QQ3 EV yang mulai menunjukkan tanda-tanda meluncur dalam waktu dekat. Kedua model ini sama-sama menyasar konsumen perkotaan yang membutuhkan kendaraan ringkas, efisien, namun tetap modern dari sisi fitur. Sebelum resmi diluncurkan, mari simak perbandingannya. Desain eksterior Dari sisi ukuran, BYD Atto 1 memiliki dimensi panjang 3.925 mm, lebar 1.720 mm, tinggi 1.590 mm, serta jarak sumbu roda 2.500 mm. Sementara itu, berdasarkan spesifikasi global, Chery QQ3 EV sedikit lebih besar dengan panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, tinggi 1.573 mm, dan wheelbase 2.700 mm. Secara tampilan, QQ3 EV tampil lebih unik dengan konsep desain “square within round”, yang terlihat dari bentuk lampu depan menyerupai huruf Q dan bodi membulat. Di sisi lain, Atto 1 mengusung desain yang lebih simpel dan modern khas mobil listrik masa kini. BYD Atto 1 di IIMS 2026 Interior dan Fitur Masuk ke kabin, Atto 1 menawarkan nuansa modern dengan panel instrumen digital 7 inci dan head unit 10,1 inci. Fitur hiburan sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto, baik kabel maupun nirkabel. Selain itu, tersedia wireless charger, empat speaker, port USB Type A dan C, serta pengaturan setir tilt & telescopic untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Di atas kertas, QQ3 EV unggul dari sisi teknologi. Mobil ini dibekali layar sentuh besar 15,6 inci resolusi 2.5K, dipadukan dengan panel instrumen digital 8,8 inci dan didukung chip Snapdragon 8155. Sistem hiburannya juga sudah terintegrasi dengan asisten AI, serta mendukung Apple CarPlay, Huawei HiCar, dan Carlink. Bahkan, tersedia fitur jok dengan ventilasi dan pemanas, hingga kunci berbasis Bluetooth. Dari sisi kepraktisan, QQ3 EV menawarkan banyak ruang penyimpanan, termasuk bagasi depan 70 liter dan bagasi belakang yang bisa diperluas hingga 1.450 liter. Chery QQ3 EV Performa dan Jarak Tempuh Untuk performa, Atto 1 mengandalkan motor listrik 55 kW dengan torsi 135 Nm. Akselerasi 0-50 km/jam diklaim 4,9 detik, dengan kecepatan maksimum 130 km/jam. Baterainya tersedia dalam dua pilihan, yakni 30,08 kWh dengan jarak tempuh 300 km, serta 38,88 kWh dengan jangkauan hingga 380 km. Sementara itu, QQ3 EV menawarkan dua pilihan motor listrik, yakni 58 kW dan 90 kW dengan penggerak roda belakang. Kapasitas baterai tersedia dalam opsi 29,48 kWh dan 41,28 kWh. Untuk jarak tempuh, mobil ini diklaim mampu melaju hingga 310 km sampai 420 km berdasarkan standar CLTC. Pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen bahkan diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 16,5 menit. Fitur Keselamatan Dari sisi keselamatan, Atto 1 sudah dilengkapi platform E-Platform 3.0 dan enam airbag pada varian tertinggi, lengkap dengan fitur seperti TPMS, sensor parkir, dan ISOFIX. QQ3 EV juga tak kalah, dengan sistem bantuan berkendara Falcon 500 yang mendukung fitur seperti bantuan berkendara di jalan tol hingga parkir otomatis. Interior BYD Atto 1 Kesimpulan Secara keseluruhan, BYD Atto 1 menawarkan paket yang cukup seimbang dari sisi performa, fitur, dan keselamatan untuk penggunaan harian. Sementara itu, Chery QQ3 EV lebih unggul dari sisi teknologi, fitur kabin, serta jarak tempuh yang lebih panjang. Jika benar meluncur di Indonesia, keduanya berpotensi menjadi pilihan menarik di segmen mobil listrik kompak, tergantung kebutuhan konsumen, apakah lebih mengutamakan kepraktisan dan efisiensi, atau fitur teknologi yang lebih canggih. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang