SUV listrik BYD Atto 3 dikabarkan akan mendapat penyegaran di pasar China. Pembaruan ini mencakup peningkatan pada sektor baterai, kemampuan pengisian daya, hingga dimensi bodi yang lebih besar. Untuk pasar domestik China, model ini dikenal sebagai BYD Yuan Plus dan baru saja masuk dalam daftar kendaraan energi baru yang mendapatkan insentif pembebasan pajak. Sebelumnya, mobil ini juga sudah muncul dalam dokumen pendaftaran Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT). Dari sisi spesifikasi, mengutip Carnewschina, Kamis (16/4/2026), Atto 3 terbaru akan dibekali dua pilihan baterai, yakni 57,545 kWh dan 68,547 kWh. Keduanya diklaim mampu memberikan jarak tempuh masing-masing hingga 540 km dan 630 km berdasarkan standar CLTC. Mobil ini juga mengusung platform listrik penggerak roda belakang terbaru, serta menggunakan teknologi Blade Battery generasi kedua. Selain itu, kemampuan pengisian daya turut ditingkatkan dengan teknologi flash charging. Secara desain, Atto 3 terbaru masih mempertahankan bahasa desain khas BYD Dynasty. Bagian depan tampil dengan grille berwarna perak yang dipadukan lampu utama ramping beraksen gelap. Bumper depan dilengkapi ventilasi vertikal di kedua sisi, serta grille pendingin berbentuk trapesium di bagian tengah. BYD Atto 3 Dari sisi dimensi, ukuran bodi mengalami peningkatan. Model terbaru memiliki panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm, dengan jarak sumbu roda 2.770 mm. Angka ini lebih besar dibanding generasi sebelumnya yang memiliki panjang 4.455 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.615 mm, serta wheelbase 2.720 mm. Fitur eksterior lain yang disematkan antara lain pelek 18 inci dan 19 inci, handle pintu semi tersembunyi, serta panel pilar D yang bisa dikustomisasi dengan berbagai pilihan warna. Beralih ke bagian belakang, Atto 3 terbaru dilengkapi lampu rem atas model dua segmen dan wiper kaca. Lampu belakang dibuat menyatu dalam panel memanjang, memberikan tampilan lebih modern. Untuk sektor dapur pacu, mobil ini menggunakan motor listrik tunggal di roda belakang dengan dua pilihan tenaga, yakni 200 kW (268 dk) dan 240 kW (322 dk). Salah satu peningkatan paling menonjol ada pada kemampuan pengisian daya. Berkat teknologi Blade Battery generasi kedua dan flash charging, baterai dapat diisi dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 5 menit, dan dari 10 persen ke 97 persen dalam 9 menit. Bahkan dalam kondisi suhu ekstrem hingga minus 30 derajat Celcius, waktu pengisian hanya bertambah sekitar 3 menit dibandingkan kondisi normal. Sebagai informasi, Atto 3 merupakan salah satu model global BYD yang dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Untuk pasar Indoensia BYD Atto 3 dijual dalam satu varian yakni Advanced Plus Standard Range dengan harga Rp 415 juta. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang