SOLO, KOMPAS.com – Pemerintah akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way dan ganjil genap di ruas jalan tol Jawa Tengah selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang bertujuan untuk menjaga kelancaran lalu lintas selama masa libur Lebaran. Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi @satlantasressragen, Kamis (5/3/2026), pada periode arus mudik, sistem satu arah atau one way akan diberlakukan mulai Selasa, 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Rekayasa lalu lintas tersebut berlaku dari KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang–Solo. Dukung Diskresi Kepolisan, PT JTT Hentikan Oneway Lokal GT Kalikangkung dan Terapkan Oneway Lokal KM 442 Jalan Tol Semarang-Solo Sementara itu, saat arus balik, sistem one way akan diberlakukan mulai Senin, 23 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Arah rekayasa lalu lintas pada arus balik dimulai dari KM 421 ruas Tol Semarang–Solo menuju KM 70 ruas Tol Jakarta–Cikampek. Selain sistem one way, kepolisian juga dapat menerapkan one way lokal dari Kalikangkung hingga Boyolali. Kebijakan ini bersifat situasional dan akan diberlakukan sesuai diskresi kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Dalam pengaturan tersebut, terdapat sejumlah kendaraan yang dikecualikan dari pembatasan operasional angkutan barang. Kendaraan yang tetap diperbolehkan melintas antara lain pengangkut BBM atau BBG, hewan ternak, pupuk, bantuan bencana alam, serta kendaraan yang membawa barang kebutuhan pokok. Barang kebutuhan pokok yang dimaksud meliputi beras, tepung, jagung, gula, sayur dan buah, daging, ikan, unggas, minyak goreng, mentega, susu, telur, garam, kedelai, hingga bawang. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti rambu serta arahan petugas di lapangan, dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang