Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) mengalami lonjakan signifikan menjelang arus mudik Lebaran 2026. PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat, pada H-5 Idulfitri 1447 H atau Senin (16/3/2026), jumlah kendaraan yang mengarah ke Cikampek mencapai 44.075 unit. Angka tersebut meningkat 101,33 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal sebanyak 21.892 kendaraan. Sementara itu, arus kendaraan menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. Tercatat sebanyak 29.796 kendaraan melintas, atau naik 26,01 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 23.646 kendaraan. Secara total, jumlah kendaraan yang melintas di Ruas Layang MBZ pada kedua arah mencapai 73.871 unit. Kenaikan ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode puncak arus mudik Lebaran tahun ini. Tabrakan beruntun di Tol Layang MBZ, Sabtu (27/12/2025) Untuk mendukung kelancaran perjalanan, PT JJC mengimbau para pengguna jalan agar tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara. Pengemudi diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima, serta kendaraan dalam kondisi layak jalan. Pengguna jalan juga diingatkan untuk menjaga kecukupan bahan bakar minyak (BBM) maupun daya listrik bagi kendaraan elektrifikasi. Antisipasi terhadap perubahan cuaca, khususnya hujan, juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi jalan," tulis keterangan tersebut. Informasi terkini seputar lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui layanan One Call Center 24 jam di nomor 133, akun Twitter resmi Jasa Marga, serta aplikasi Travoy yang tersedia di perangkat iOS dan Android. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang