Ilustrasi mudik Sebentar lagi musim mudik Lebaran akan tiba dan mobilitas masyarakat mulai dipersiapkan sejak awal. Selain kesiapan kendaraan, kondisi jalur mudik juga menjadi aspek penting yang perlu dipantau secara menyeluruh. Korps Lalu Lintas Polri mulai melakukan pemetaan jalur mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi hambatan lalu lintas, terutama akibat genangan dan banjir. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Peninjauan difokuskan pada jalur Pantai Utara dan Pantai Selatan Pulau Jawa. Kedua jalur tersebut merupakan koridor utama yang setiap tahun dilalui jutaan kendaraan pemudik. Kegiatan survei dipimpin oleh Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri Brigjen Pol Prianto. Peninjauan dilakukan bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait pengelolaan jalan nasional.Selain kepolisian, Badan Pengelola Jalan Nasional turut memberikan laporan teknis. Paparan tersebut mencakup kondisi kontur jalan, sistem drainase, serta titik rawan genangan air. Dari hasil pemetaan, ditemukan sejumlah lokasi yang membutuhkan penanganan khusus. Dua titik yang dinilai krusial adalah Pertigaan Klonengan dan Underpass Prupuk.Underpass Prupuk menjadi perhatian karena faktor geografisnya. Lokasi tersebut berada pada posisi lebih rendah dibandingkan wilayah sekitarnya.“Bisa dilihat lokasi ini hulunya berada di atas, makin ke hilir makin rendah,” ujar Prianto, dikutip VIVA Otomotif dari laman Korlantas Polri, Rabu 4 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa aliran air dari hulu berpotensi menggenang di area underpass.Genangan air di titik tersebut berisiko menghambat arus kendaraan. Kondisi ini dapat memicu kepadatan lalu lintas saat volume kendaraan meningkat.Untuk mengantisipasi situasi tersebut, Korlantas Polri telah berkoordinasi dengan instansi terkait. Salah satunya dengan Badan Pengelola Jalan Nasional.Sebagai langkah mitigasi, BPJN menyiapkan pompa air di lokasi rawan. “Akan disiapkan 11 unit pompa untuk mengantisipasi banjir,” tuturnya.Pompa tersebut disiagakan untuk mempercepat penanganan genangan air. Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur mudik. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Selain kesiapan infrastruktur, pengawasan lapangan juga akan diperketat. Petugas akan memantau kondisi jalur dan pergerakan kendaraan secara berkala.Pemudik diimbau untuk terus mengikuti informasi kondisi lalu lintas selama perjalanan. Perubahan cuaca dan potensi genangan menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih rute.