Pengelola jalan tol menyiagakan jalur penyelamatan darurat di ruas Tol Cipularang untuk meningkatkan keselamatan selama arus mudik Lebaran. Fasilitas ini disiapkan sebagai antisipasi jika terjadi kondisi darurat pada kendaraan, terutama di jalur yang dikenal memiliki kontur menurun panjang. Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Agni Mayvinna, mengatakan berbagai langkah telah disiapkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya di ruas Tol Cipularang dan Tol Padaleunyi. KM 107 Tol Cipularang yang bakal dibangun simpang susun untuk gerbang tol di Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat. “Jadi untuk peningkatan keselamatan khususnya di Ruas Tol Cipularang dan juga Padaleunyi, kami secara rutin melakukan beberapa hal,” ujar Agni, kepada Kompas.com (16/3/2026). Salah satu langkah yang dilakukan adalah sosialisasi keselamatan kepada pengguna jalan sebelum periode mudik Lebaran dimulai. “Sebelum periode Lebaran ini juga kami sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengguna jalan, di antaranya di Rest Area KM 88 dan juga di Rest Area KM 149,” ucap Agni. Selain sosialisasi, pihak pengelola juga memastikan kelengkapan perangkat keselamatan jalan seperti rambu dan marka sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Selain sosialisasi, yang kedua kami juga melengkapi seluruh rambu dan marka jalan yang sudah ditetapkan sesuai dengan peraturan,” kata Agni. Langkah penting lainnya adalah penyediaan jalur penyelamat darurat atau Jalur Penyelamat Darurat (JPD) di Tol Cipularang. Ilustrasi lelah saat perjalanan mudik. Jalur ini disiapkan khusus bagi kendaraan yang mengalami gangguan teknis, seperti rem blong, sehingga dapat menghentikan kendaraan dengan aman. “Kemudian yang ketiga, kami juga menyediakan jalur penyelamat darurat. Di Ruas Tol Cipularang jalur B, yaitu dari arah Bandung menuju Jakarta, terdapat tiga JPD. Kami menyebutnya JPD atau Jalur Penyelamat Darurat,” ujar Agni. Tiga jalur penyelamat darurat tersebut berada di beberapa titik yang rawan, yaitu di KM 116, KM 92, dan KM 91 pada jalur dari Bandung menuju Jakarta. Jalur Darurat atau Jalur Penyelamat di Tol Trans Jawa Dengan adanya fasilitas ini, pengguna jalan yang mengalami masalah pada kendaraan dapat segera memanfaatkan jalur penyelamat tersebut untuk menghindari kecelakaan. “Jalur tersebut diharapkan dapat digunakan oleh para pengguna jalan yang mungkin mengalami masalah pada kendaraannya saat melewati titik-titik tersebut. Mereka bisa langsung mengarahkan kendaraannya ke JPD yang kami sediakan,” ucap dia. Keberadaan jalur penyelamat darurat ini menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga keselamatan perjalanan pemudik yang melintasi jalur utama penghubung Jakarta dan Bandung selama periode Lebaran. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang