PT Jasa Marga (Persero) Tbk memproyeksikan sebanyak 3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik Lebaran 2026, seiring panjangnya masa libur Idul Fitri tahun ini. Direktur Utama Jasa Marga Rivan A Purwantoro menjelaskan, proyeksi tersebut disusun berdasarkan data historis pergerakan lalu lintas pada periode mudik sebelumnya. “Tahun 2026 di Lebaran ini, dari data yang kami miliki, kami memperkirakan jumlah kendaraan yang keluar Jabodetabek akan mencapai 3,6 juta,” kata Rivan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Proyeksi Volume Kendaraan Kepadatan di Km 55 jalan tol Jakarta - Cikampek , Sabtu (29/3/2025) pukul 14.30 WIB. Dari total volume tersebut, sekitar 50,4 persen kendaraan diperkirakan bergerak ke arah timur menuju Bandung dan jalur Trans Jawa. Sementara itu, 28,9 persen kendaraan menuju arah barat atau Merak, serta 20,7 persen menuju selatan melalui Ciawi. Rivan menjelaskan, arus ke arah timur menjadi perhatian utama karena mayoritas pemudik akan melintasi Tol Trans Jawa. Dari total kendaraan yang bergerak ke timur, sekitar 57 persen diproyeksikan menuju Trans Jawa, sedangkan sisanya menuju Bandung. Menurut dia, proyeksi tersebut disusun berdasarkan evaluasi pengelolaan lalu lintas pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Pada Nataru 2025, tingkat akurasi perhitungan lalu lintas Jasa Marga mencapai sekitar 90,9 persen. Perkiraan Arus Balik Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (9/2/2026). Selain arus mudik, Jasa Marga juga memperkirakan volume kendaraan pada periode arus balik Lebaran 2026 mencapai sekitar 3,5 juta unit. Pola pergerakan diprediksi relatif sama, dengan mayoritas kendaraan kembali dari arah timur. Namun, porsi kendaraan dari jalur Trans Jawa diperkirakan sedikit menurun karena adanya kemungkinan penundaan waktu kepulangan pemudik. “Ini adalah satu kegiatan yang terus kami siapkan bersama seluruh direksi untuk mendukung persiapan Lebaran dan memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna jalan tol,” ujar Rivan. Ruas Tol Fungsional Dalam rangka mendukung kelancaran mudik, Jasa Marga juga menyiapkan empat ruas tol fungsional yang dapat digunakan masyarakat secara gratis. Ruas tersebut meliputi Jakarta-Cikampek II Selatan sepanjang 54,75 kilometer, Jogja-Bawen sepanjang 4,98 kilometer, Jogja-Solo sepanjang 11,48 kilometer, serta Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 49,68 kilometer. Rivan menyebutkan, pengaturan lalu lintas di ruas tol fungsional akan berada di bawah kewenangan kepolisian daerah dan Korps Lalu Lintas Polri. “Jasa Marga telah siap dengan empat ruas fungsional ini untuk dioptimalkan selama periode mudik Lebaran 2026,” tuturnya. Adapun masa libur Lebaran tahun ini diperkirakan berlangsung pada pertengahan Maret 2026. Seiring dengan itu, arus mudik diprediksi mulai meningkat sejak periode tersebut, disusul arus balik setelahnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang