Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan kembali memecahkan angka pergerakan kendaraan di jalan tol. PT Jasa Marga memproyeksikan 3,5-3,6 juta kendaraan akan meninggalkan wilayah Jabodetabek selama periode mudik. Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Purwantono, menyebutkan bahwa angka tersebut merupakan hasil kalibrasi berkelanjutan berdasarkan data historis dan pola pergerakan kendaraan pada periode mudik tahun-tahun sebelumnya. “Perkiraan pergerakan kendaraan pada Lebaran 2026 ini memang harus terus kami kalibrasi,” ujar Rivan di Menara Kompas, Jakarta, Selasa (27/1/2026). YOGYAKARTA: Foto udara pembangunan gerbang tol pada proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kementerian PU mencatat per Desember 2025 pembangunan proyek jalan tol akses Yogyakarta-Bawen seksi 6 sepanjang 4,98 km di Kabupaten Semarang yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) itu telah mencapai 88,018 persen dan ditargetkan beroperasi secara fungsional pada Maret 2026 atau bertepatan dengan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H. Dari total pergerakan tersebut, Trans Jawa masih menjadi tujuan utama pemudik, dengan porsi sekitar 50 persen. Sementara itu, 29 persen kendaraan diperkirakan mengarah ke Merak, dan sisanya menyebar ke berbagai wilayah lain di Pulau Jawa. Lebih rinci, Jasa Marga mencatat bahwa dari sekitar 50–51 persen kendaraan yang menuju Trans Jawa, sebagian besar bergerak cukup jauh. Kondisi arus lalulintas di tol Keramasan Palembang terpantau lancar pada puncak arus mudik, Senin (7/4/2025). Sekitar 51 persen kendaraan diprediksi melaju hingga wilayah Semarang, sedangkan sekitar 48 persen lainnya mengarah ke Cirebon dan kawasan sekitarnya. Pola ini dinilai konsisten dengan tren perjalanan jarak jauh yang terjadi pada musim mudik sebelumnya. Prediksi tersebut bukan tanpa dasar. Jasa Marga berkaca pada akurasi proyeksi lalu lintas saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) lalu. Kala itu, perusahaan memprediksi pergerakan 2,9 juta kendaraan, dan realisasi di lapangan tercatat nyaris sama dengan angka proyeksi tersebut. Contraflow Tol Jakarta-Cikampek “Harapan kami, perhitungan ini dapat terus digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” ucap Rivan. Dengan prediksi yang semakin presisi, Jasa Marga berharap berbagai langkah antisipasi dapat disiapkan lebih matang, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga kesiapan infrastruktur, agar lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran 2026 dapat terkelola dengan baik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang