Chery Group mencatat pertumbuhan penjualan global yang signifikan sepanjang 2025. Pabrikan otomotif asal China ini membukukan penjualan jutaan unit kendaraan dan memperkuat posisinya di pasar ekspor serta segmen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Presiden Direktur Chery Group Indonesia Zeng Shuo mengatakan, secara global Chery berhasil menjual 2,8 juta kendaraan pada 2025 dan melayani sekitar 18 juta pelanggan di berbagai negara. “Pada 2025, kami mencatat penjualan global sebanyak 2,8 juta kendaraan, melayani 18 juta pelanggan di seluruh dunia, sekaligus mempertahankan posisi sebagai eksportir mobil nomor satu di antara merek China,” ujar Zeng Shuo, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Dari total tersebut, kontribusi kendaraan energi baru menunjukkan pertumbuhan paling menonjol. Penjualan NEV (New Energy Vehicle/kendaraan energi baru) Chery menembus lebih dari 900.000 unit dengan kenaikan 54 persen dibanding periode sebelumnya. “Penjualan NEVkami melampaui 900.000 unit, tumbuh 54 persen," kata dia. Peluncuran Chery C5 CSH di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026). Memasuki 2026, Chery Group menargetkan pertumbuhan lanjutan dengan proyeksi penjualan global mencapai 3,2 juta kendaraan atau naik sekitar 14 persen dibanding realisasi 2025. Target tersebut ditopang transformasi perusahaan ke arah teknologi berbasis kecerdasan buatan. “Ke depan, Chery Group menargetkan penjualan 3,2 juta kendaraan pada 2026, meningkat 14 persen dibandingkan 2025. Momentum ini diperkuat oleh transformasi kami menjadi perusahaan teknologi AI global, melalui penerapan robot Aimoga di lebih dari 30 negara,” ujarnya. Di sisi merek, Omoda & Jaecoo menjadi salah satu kontributor pertumbuhan tercepat dalam tiga tahun terakhir. Kedua brand tersebut telah memperluas jangkauan pasar secara global. “Dalam tiga tahun terakhir, Omoda & Jaecoo juga mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Kami bangga dapat melayani lebih dari 800.000 pelanggan di 64 negara di seluruh dunia,” kata Zeng Shuo. Chery C5 CSH Penjualan kendaraan energi baru dari lini Omoda & Jaecoo juga menunjukkan tren positif. Volume kumulatifnya telah menembus 200.000 unit dengan pertumbuhan lebih dari 60 persen, sekaligus memperkuat posisi di sejumlah pasar utama. Inggris menjadi salah satu pasar terkuat Omoda & Jaecoo saat ini. Di negara tersebut, penjualan gabungan keduanya tercatat melampaui 10.000 unit per bulan. “Pada Januari 2026, Omoda & Jaecoo menempati peringkat ke-8 merek otomotif terlaris di Inggris, sementara JAECOO J7 menjadi model terlaris kedua. Pencapaian ini menunjukkan bahwa produk kami diterima dengan baik oleh konsumen Eropa,” ujar Zeng Shuo. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang