Membeli mobil bekas tidak cukup hanya melihat tampilan bodi yang masih mengilap atau interior yang bersih. Salah satu hal penting yang tak boleh luput diperhatikan calon pembeli adalah asal daerah kendaraan. Riwayat lokasi penggunaan mobil tentunya berpengaruh terhadap kondisi rangka dan bagian kolong, terutama terkait risiko karat dan keropos. Menurut Gazoel Amin, pemilik jasa inspeksi Bantu Cek, calon pembeli sebaiknya menelusuri asal kendaraan melalui dokumen resmi seperti faktur pembelian dan alamat yang tertera di STNK. “Perhatikan daerah asal mobilnya. Nah itu bisa dilihat dari faktur dan alamat STNK. Kalau yang rawan keropos itu biasanya mobil dari daerah pesisir, eks perusahaan tambang, atau mobil operasional angkut ikan laut,” kata Amin kepada Kompas.com, Rabu (4/3/2026). Amin menjelaskan, kendaraan yang lama beroperasi di wilayah pesisir lebih rentan mengalami oksidasi karena paparan udara asin dan kelembapan tinggi. Garam yang terbawa angin laut bisa menempel di kolong dan rangka mobil, lalu memicu karat dalam jangka panjang. Selain itu, mobil eks perusahaan tambang juga memiliki risiko tersendiri. Lingkungan kerja yang penuh debu, lumpur, serta kontur jalan ekstrem membuat bagian bawah kendaraan bekerja lebih keras. Jika perawatan kolong tidak rutin dilakukan, potensi korosi dan kerusakan struktur bisa meningkat. Ilustrasi tangki bensin karatan dari kolong mobil Hal serupa berlaku untuk kendaraan operasional pengangkut hasil laut. Paparan air asin secara langsung, ditambah sisa cairan yang menetes ke bagian bawah mobil, mempercepat proses oksidasi pada rangka dan komponen logam. Meski demikian, Amin menambahkan tidak semua mobil dari daerah tersebut pasti bermasalah. Ada juga pemilik yang sejak awal sudah melakukan perlindungan tambahan dengan melapisi bagian bawah kendaraan menggunakan cairan antikarat seperti Flinkote. “Kalau dari baru sudah diberi pelapis antikarat di rangka dan kolong, biasanya kondisinya lebih aman dari oksidasi. Itu justru jadi nilai tambah, asalkan aplikasinya benar dan tidak sekadar menutupi karat lama,” ujarnya. Karena itu, selain memeriksa dokumen asal kendaraan, pembeli tetap disarankan melakukan inspeksi fisik menyeluruh pada bagian kolong dan rangka. Jangan mudah terpikat tampilan luar yang bersih, sebab keropos sering kali tersembunyi di area yang jarang terlihat, namun sangat menentukan keamanan dan ketahanan mobil dalam jangka panjang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang