SOLO, KOMPAS.com - Selama liburan, pengendara kadang mengabaikan kebiasaan buruk yang bisa bikin kabin mobil bau. Kebiasaan tersebut biasanya tanpa disadari, tetapi efeknya bisa lama hilang. Dewa, pemilik bengkel AC Mobil Jogja, mengatakan bau tidak sedap selama mobil dipakai liburan sulit dihindari, tetapi harus dikontrol dan senantiasa menjaga kebersihan kabin. “Makan di dalam kabin mobil, bau minyak, sambal, remahannya jatuh di jok atau karpet, minuman tumpah, itu bisa menjadi sumber bau. Saat liburan ini sangat mungkin terjadi,” ucap Dewa kepada KOMPAS.com, Selasa (23/12/2025). Bila tidak lekas dibersihkan, bau tersebut akan sulit hilang. Bahkan, aroma udara di dalam kabin bisa menjadi tidak sedap di kemudian hari. “Sampah, tisu bekas, botol minuman, kalau bisa segera dibuang agar aromanya tidak mengendap di interior mobil. Kondisi kabin yang lembap dan panas akan memudahkan pertumbuhan jamur dan bakteri,” ucap Dewa. Karpet basah juga bisa menjadi sumber bau di dalam kabin mobil. Faktor penyebabnya bisa beragam, seperti masuk mobil dengan pakaian basah, payung basah ditaruh di kabin, sepatu basah, dan masalah saluran pembuangan AC. “Bila karpet basah dan dibiarkan dalam waktu lama, akan menimbulkan bau apek dan susah hilang. Segera bersihkan dan keringkan atau kalau bisa sebisa mungkin untuk tidak membuat karpet dan jok busa menjadi basah,” ucap Dewa. hal yang bisa menjadi sumber bau di dalam kabin mobil cukup banyak dan bisa terjadi selama liburan. Maka dari itu, penting agar penumpang senantiasa menjaga pola hidup bersih saat berkendara. Ilustrasi sampah di daam kabin mobil Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang